Zoom: Dari Lensa Teleconverter ke Pelatihan AI dan Sepatu Inovatif, Semua Berhubungan dengan Teknologi Memperbesar
Berita Hari Ini – 28 September 2026 | Perkembangan teknologi memaksa istilah zoom untuk meluas di berbagai bidang. Dalam dunia fotografi mobile, istilah ini kini melekat pada lensa teleconverter, alat yang memungkinkan ponsel flagship memotret jarak jauh setara 10 kali zoom optik. Di sisi lain, industri AI memanfaatkan “Zoom Books”—sistem pengadaan buku bekas—untuk melatih model bahasa. Bahkan, dunia olahraga tidak ketinggalan dengan peluncuran sepatu Nike Air Zoom Hyperslide yang menggabungkan teknologi panas dan getaran. Ketiganya menunjukkan bahwa zoom, baik secara literal maupun metaforis, menjadi pusat inovasi.
Teknologi Lensa Teleconverter: Memperpanjang Jarak Tanpa Mengorbankan Kualitas
Smartphone flagship tahun 2026, seperti Xiaomi 17 Ultra, OPPO Find X9 Ultra, dan beberapa model vivo X200, X300, X500, kini dilengkapi lensa teleconverter. Lensa ini memiliki panjang fokus 200–400 mm, meningkatkan jangkauan zoom hingga 10 kali. Keunggulannya terletak pada:
- Detail tajam dan warna akurat.
- Minim noise dibandingkan zoom digital.
- Depth of field alami, memisahkan latar depan dan belakang.
- Stabilisasi baik, berkat kolaborasi dengan merek fotografi seperti ZEISS dan Hasselblad.
Perangkat ini memungkinkan fotografer amatir mengambil gambar profesional tanpa harus mengangkat kamera DSLR. Namun, harga lensa dan kebutuhan penyesuaian perangkat keras menjadi tantangan tersendiri bagi konsumen.
Zoom Books: Buku Bekas Menjadi Data AI
Di industri kecerdasan buatan, buku bekas menjadi sumber data berharga. Zoom Books, perusahaan asal Kanada, mengakuisisi ribuan volume dari pasar sekunder di Eropa dan mengirimkannya ke fasilitas penyimpanan Amazon di Amerika Serikat. Meskipun perusahaan menolak memproses data secara digital, bukti bahwa beberapa buku akhirnya mencapai proses pelatihan model AI terlihat dari rute distribusi yang melewati pusat data Amazon.
Prosesnya meliputi:
- Pembelian buku melalui pasar sekunder.
- Pengiriman ke gudang Amazon.
- Pengolahan metadata (ISBN, katalog) tanpa pemindaian isi.
- Pengiriman ke pelanggan seperti Amazon atau AbeBooks.
Meski tidak secara eksplisit dikonfirmasi, banyak spekulasi menaruh bahwa data buku ini dapat dipakai dalam pelatihan model bahasa seperti Claude. Praktik ini menimbulkan pertanyaan etika tentang hak cipta dan privasi.
Zoom dalam Dunia Olahraga: Nike Air Zoom Hyperslide
Produk terbaru Nike, Air Zoom Hyperslide, diluncurkan pada 29 September 2026. Sepatu ini menonjol dengan:
- Desain slide dengan sol Air Zoom penuh panjang.
- Fitur panas dan getaran Hyperice di atas kaki.
- Warna hitam dan orewood dengan lampu oranye pada pod.
- Harga Rp 3,4 juta (US$249).
Sepatu ini dirancang untuk membantu pemulihan otot setelah latihan intens. Kombinasi teknologi getaran dan panas menambah nilai unik pada produk ini.
Semua contoh di atas memperlihatkan bahwa konsep “zoom” tidak hanya terbatas pada lensa kamera. Ia menjadi sinonim untuk memperbesar, memperdalam, dan memaksimalkan potensi di berbagai sektor—dari fotografi mobile, pelatihan AI, hingga inovasi sepatu olahraga.