Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital
KompetitifMahasiswa KKN Unhas Sulap Kulit Nanas Jadi Tepache dan Lilin Aromaterapi di Luwu Timur, Karya Unik Tahun Ini Pada Kamis (16/7/2026), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 116 menghadirkan berbagai inovasi berbasis komoditas nanas di Desa Tabarano, Kabupaten Luwu Timur. Beragam inovasi dipaparkan saat seminar program kerja KKN di Kantor Desa Tabarano, yang dihadiri oleh Sekretaris Desa Tabarano, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), TP-PKK, kader Posyandu, kader Tribina, kepala dusun, ketua RT, pengurus Koperasi Merah Putih Tabarano, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan pengelola Kebun Nanas Pondata. **Momen Penentu di Menit Akhir** Seminar program kerja KKN di Desa Tabarano dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Sekretaris Desa Tabarano, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), TP-PKK, kader Posyandu, kader Tribina, kepala dusun, ketua RT, pengurus Koperasi Merah Putih Tabarano, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan pengelola Kebun Nanas Pondata. Seminar ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa KKN Unhas untuk memaparkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan selama program kerja mereka di Desa Tabarano. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan kulit nanas menjadi tepache, minuman fermentasi fungsional yang memiliki nilai tambah dan berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan. Inovasi ini digagas oleh mahasiswa Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Andi Naylah Batari Luwu Gani. Pemanfaatan limbah kulit nanas juga dikembangkan menjadi lilin aromaterapi ramah lingkungan oleh Elva Bonita Nathania Salempang dari Program Studi Manajemen. Produk ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi limbah hasil panen nanas. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Inovasi-inovasi yang dikembangkan oleh mahasiswa KKN Unhas di Desa Tabarano memiliki potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat setempat. Dengan pemanfaatan kulit nanas menjadi tepache dan lilin aromaterapi, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi limbah. Selain itu, inovasi-inovasi ini juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk mengembangkan potensi unggulan dan meningkatkan kesejahteraan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Program kerja KKN Unhas di Desa Tabarano masih memiliki beberapa langkah yang harus dilakukan. Selain memaparkan inovasi-inovasi yang telah dikembangkan, mahasiswa KKN Unhas juga harus mengembangkan rencana implementasi untuk memastikan bahwa inovasi-inovasi ini dapat diterapkan dengan efektif di lapangan. Dengan demikian, diharapkan dapat menciptakan kesempatan baru bagi masyarakat Desa Tabarano dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/citizen-reporter/1844499/mahasiswa-kkn-unhas-sulap-kulit-nanas-jadi-tepache-dan-lilin-aromaterapi-di-luwu-timur, without altering the facts of the original article.