19 Juli 2026
featured_image

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan TikTok Shop

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Melalui Affiliate Marketing

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan Canva

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Kapal KLM Nurul Salsa tenggelam di laut Sulawesi, Tim DVI Polda Sulsel bergerak cepat untuk mengidentifikasi korban dan menyelidiki kejadian tragis tersebut.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada Rabu (15/7/2026) malam, Kapal KLM Nurul Salsa dilaporkan tenggelam di Pulau Polassi sekitar 43 mil laut (±80 km) dari Pelabuhan Benteng Selayar. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat dan pihak berwenang.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Tim DVI beranggotakan 11 orang, termasuk seorang dokter forensik, diberangkatkan dari Kantor Biddokkes Polda Sulsel di Jalan Andi Kumala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Jumat (17/7/2026) malam. Mereka dipimpin seorang perwira berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) dan menggunakan tiga kendaraan, terdiri atas dua mobil operasional dan satu ambulans. Selain itu, tim membawa perlengkapan identifikasi, seperti tiga paket DVI Kit, dua kit forensik, serta perangkat pemeriksaan DNA.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Sebelum berangkat, Kaur DVI Biddokkes Polda Sulsel, Kompol Abd Rahman, SH, SKM, memimpin apel untuk seluruh anggota tim. Ia mengatakan bahwa pemberangkatan tim merupakan perintah Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sulsel, Kombes Pol dr Muhammad Haris, MARS, QHIA. Abd Rahman juga menekankan bahwa tim harus siap dan lengkap dalam melakukan identifikasi korban. Selain itu, ia juga meminta para anggota tim untuk berdoa bersama sebelum berangkat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Tim DVI akan melakukan perjalanan darat ke Pelabuhan Bira Bulukumba, sejauh 200 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 5 jam. Setelah itu, mereka akan menumpangi Kapal Feri menuju Pelabuhan Pamatata, Selayar dengan jarak 40 mil laut atau sekitar 2,5 jam waktu tempuh. Di Pelabuhan Pamatata, tim akan melanjutkan perjalanan ke Pulau Jampea untuk melakukan identifikasi korban. Dengan demikian, tim DVI Polda Sulsel akan bekerja sama dengan masyarakat untuk mengidentifikasi korban dan membantu masyarakat yang terdampak kejadian ini. Kejadian tenggelamnya Kapal KLM Nurul Salsa menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat dan pihak berwenang. Tim DVI Polda Sulsel akan melakukan identifikasi korban dengan lengkap dan siap. Mereka akan bekerja sama dengan masyarakat untuk membantu masyarakat yang terdampak kejadian ini. Dengan demikian, tim DVI Polda Sulsel dapat membantu masyarakat dalam menghadapi kejadian ini dan membantu proses identifikasi korban menjadi lebih mudah dan efektif.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/selayar/1844493/tim-dvi-polda-sulsel-ke-selayar-bantu-identifikasi-korban-kapal-tenggelam-klm-nurul-salsa, without altering the facts of the original article.

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan TikTok Shop

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Melalui Affiliate Marketing

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan Canva

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *