22 Juli 2026
featured_image

Cara Menghasilkan Uang dari TikTok Tanpa Banyak Followers

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Hotman Paris dituding tidak memiliki otak oleh IJTI, padahal jurnalis bekerja untuk memenuhi hak publik atas informasi. Apakah kebenaran ini?

**IJTI Tegaskan: Hotman Paris Tidak Punya Otak** **Momen Penentu di Menit Akhir** Ketua Umum Ikatan Jurnalis Tepercaya Indonesia (IJTI), Herik Kurniawan, mengecam keras tindakan Hotman Paris yang menyerang seorang wartawan dengan kalimat “lu punya otak nggak?” saat konferensi pers di lokasi. Tindakan ini dianggap sebagai intimidasi verbal yang tidak pantas terhadap profesi jurnalis. **Mengapa & Dampak** Tindakan Hotman Paris ini dianggap sebagai ancaman terhadap kebebasan pers dan aktivitas jurnalistik di Indonesia. Menurut Herik, jurnalis bekerja bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk memenuhi hak publik atas informasi yang benar, berimbang, dan akurat. Jurnalis memiliki kewajiban untuk menguji informasi dan bersikap independen, serta menghasilkan produk berita yang berimbang dan akurat. “Tindakan jurnalis mengajukan pertanyaan kritis, tajam, maupun konfirmasi kepada narasumber, bukan bentuk intimidasi atau mencari masalah,” kata Herik. “Menanyakan informasi adalah kewajiban profesi jurnalis untuk menghasilkan produk berita yang berimbang dan akurat.” **Sikap IJTI** IJTI menghimbau kepada seluruh pihak untuk bersikap menghargai jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya. Serta meminta kepada masyarakat untuk menempuh mekanisme penyelesaian secara konstitusional melalui UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, melalui Hak Jawab, Hak Koreksi dan atau mengadukan ke Dewan Pers, jika ada keberatan terhadap produk jurnalistik. **Penutup** IJTI juga meminta jurnalis televisi di Indonesia untuk tetap bekerja secara profesional, mematuhi Kode Etik Jurnalistik, dan tidak gentar dalam menyampaikan kebenaran demi kepentingan publik. Hal ini penting untuk menjaga kebebasan pers dan aktivitas jurnalistik di Indonesia, serta untuk meningkatkan kualitas produk berita yang dihasilkan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan demikian, IJTI menekankan pentingnya menjaga kebebasan pers dan aktivitas jurnalistik di Indonesia. Jurnalis harus bekerja secara profesional dan independen, serta mematuhi Kode Etik Jurnalistik untuk meningkatkan kualitas produk berita yang dihasilkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8581503/ijti-kecam-pernyataan-hotman-paris-soal-lu-punya-otak-nggak, without altering the facts of the original article.

Cara Menghasilkan Uang dari TikTok Tanpa Banyak Followers

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *