22 Juli 2026
featured_image

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menunjukkan Potensi Diri Saat Wawancara Kerja

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Overthinking: Apakah Normal atau Tidak, Menurut Pendapat Dokter Spesialis - Apakah Anda tahu bahwa overthinking bisa menjadi hal yang normal dan bahkan berguna? Mencari jawaban di balik pikiran berlebihan.

Overthinking: Apakah Normal atau Tidak, Menurut Pendapat Dokter Spesialis

Overthinking sering kali dicap sebagai kebiasaan buruk yang harus dihindari. Padahal, menurut dokter sekaligus Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Lula Kamal, berpikir berlebihan dalam kadar tertentu justru merupakan hal yang normal. Yang perlu diwaspadai bukanlah overthinking itu sendiri, melainkan ketika pikiran tersebut berubah menjadi beban hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pada acara Wellnest Festival Vol.2, Selasa (21/7), Lula Kamal berbicara soal overthinking dan memberikan penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan stres dan rasa khawatir. Ia menjelaskan bahwa stres dan rasa khawatir merupakan respons alami yang dimiliki setiap orang. Bahkan, keduanya bisa menjadi pendorong seseorang untuk tampil lebih baik. “Tahu enggak sih kalau yang namanya stres itu ada yang eustress, ada yang distress. Tapi stress itu kita butuh sebetulnya,” kata Lula.

Stres itu ternyata bukan satu hal, melainkan ada dua jenis stres, yaitu eustress dan distress. Eustress adalah stres yang positif dan dapat memotivasi seseorang untuk tampil lebih baik, sedangkan distress adalah stres yang negatif dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain itu, Lula juga menjelaskan bahwa rasa khawatir adalah respons alami manusia untuk menghadapi situasi yang tidak pasti.

Menurut Lula, overthinking bukanlah hal yang harus dihindari, melainkan ketika pikiran tersebut berubah menjadi beban hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Ketika pikiran seseorang terus-menerus berpikir tentang hal yang sama, maka itu sudah menjadi masalah. Lula menjelaskan bahwa pikiran manusia memiliki kemampuan untuk berpikir tentang hal yang sama berulang-ulang, sehingga dapat menyebabkan stres dan rasa khawatir.

Dalam beberapa kasus, overthinking dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan. Oleh karena itu, Lula mengingatkan bahwa seseorang harus dapat mengidentifikasi ketika pikiran mereka sudah berubah menjadi beban hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. “Jika kamu merasa pikiranmu sudah berubah menjadi beban, maka itu sudah menjadi masalah,” kata Lula.

Dalam kesimpulan, Lula menjelaskan bahwa overthinking bukanlah hal yang harus dihindari, melainkan ketika pikiran tersebut berubah menjadi beban hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Seseorang harus dapat mengidentifikasi ketika pikiran mereka sudah berubah menjadi beban, serta mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Demikian informasi tentang overthinking dan stres, semoga bermanfaat bagi Anda.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260721175300-255-1383320/overthinking-normal-atau-tidak-ini-kata-dokter, without altering the facts of the original article.

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menunjukkan Potensi Diri Saat Wawancara Kerja

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *