27 Juli 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Pemerintah Desa Trangkil dipertanyakan memotong dana santunan kematian Rp1 juta menjadi Rp300 ribu, apa sebenarnya yang terjadi?

**Warga Gresik Terkejut, Santunan Kematian Rp1 Juta Disunat Rp300 Ribu, Pemdes Singgung Transport** **Momen Penentu di Menit Akhir** Warga Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati terkejut setelah dugaan pemotongan dana santunan kematian yang bersumber dari program pemerintah daerah terjadi di wilayahnya. Berdasarkan unggahan di akun Instagram @komunitasanakaaslipati, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (18/7/2026), di mana seorang perangkat desa di Pati dipercaya memotong uang santunan kematian sebesar Rp300 ribu. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Salah seorang warga Desa Trangkil, Subari, mengungkapkan bahwa peristiwa pencairan tersebut berlangsung di Balai Desa Trangkil bersama belasan warga penerima manfaat lainnya. Ia menceritakan bahwa masyarakat penerima bantuan berkumpul untuk mengurus pencairan santunan duka tersebut. “Dapatnya Rp1 juta, kemudian dipotong Rp300 ribu. Buat apa gitu saya juga tidak tahu, yang jelas warga terima Rp700 ribu,” ujar Subari saat memberikan keterangan di kediamannya, Senin (20/7/2026). Unggahan tersebut tidak menyebutkan secara gamblang lokasi desa terjadinya potongan tersebut. Namun, setelah ditelusuri, diketahui bahwa peristiwa itu terjadi di Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pemerintah Desa Trangkil, Kabupaten Pati, memberikan penjelasan terkait dugaan pemotongan dana santunan kematian yang sempat menjadi sorotan di media sosial. Sekretaris Desa Trangkil, Kabupaten Pati, Bambang Pujianto menegaskan tidak ada kebijakan dari pemerintah desa untuk memotong bantuan yang diterima warga. Menurut Bambang, biaya yang dikeluarkan dalam proses pengurusan bantuan ke tingkat kabupaten merupakan hasil kesepakatan antara pemohon dan pihak yang membantu pengurusan, bukan pungutan dari aparatur desa. Ia juga menjelaskan bahwa tidak seluruh pengajuan santunan disetujui karena adanya ketentuan sistem desil kemiskinan. Bambang membantah pemerintah desa melakukan potongan secara sepihak. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dugaan pemotongan dana santunan kematian yang bersumber dari program pemerintah daerah ini menunjukkan bahwa masih ada banyak kelemahan dalam sistem pengurusan bantuan di desa. Pemerintah perlu melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menghindari kasus seperti ini di masa depan. Selain itu, warga juga perlu lebih berhati-hati dalam mengurus pencairan bantuan dan memastikan bahwa semua biaya yang dikeluarkan dalam proses pengurusan sah dan tidak melanggar aturan. Dengan demikian, pemerintah dan warga dapat bekerja sama untuk menciptakan sistem pengurusan bantuan yang lebih adil dan transparan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/news/553414/pemdes-singgung-transport-saat-warga-curhat-santunan-kematian-rp1-juta-disunat-rp300-ribu, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *