Aceh Siap Masuki Fase Rehab-Rekon, Pemerintah Siapkan Rp58,9 Triliun untuk Bangun Kembali Daerah Terdampak
Banda Aceh â Pemerintah pusat menyiapkan anggaran Rp58,9 triliun untuk pemulihan Aceh selama tiga tahun ke depan, terbesar dibandingkan dua provinsi lain yang terdampak bencana hidrometeorologi Sumatra. Anggaran tersebut merupakan bagian dari Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Renduk PRRP) Sumatra yang total nilainya mencapai Rp100,166 triliun.
Momen Penentu di Menit Akhir
Menurut Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, alokasi anggaran tersebut merupakan bagian dari Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Renduk PRRP) Sumatra yang total nilainya mencapai Rp100,166 triliun. “Aceh mendapatkan alokasi hampir Rp59 triliun di luar APBN reguler. Bila tidak ada aral melintang, masa rehabilitasi dan rekonstruksi akan dimulai pada 1 Agustus 2026,” kata Safrizal.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Anggaran tersebut akan digelontorkan secara bertahap, yakni Rp24,215 triliun pada 2026, Rp20,219 triliun pada 2027, dan Rp14,539 triliun pada 2028. Bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatra pada akhir 2025 merupakan bencana dengan cakupan wilayah terluas yang pernah ditangani pemerintah Indonesia. Khusus di Aceh, bencana melanda 18 kabupaten/kota, 226 kecamatan, dan sekitar 3.300 gampong.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dampaknya, lebih dari 2,1 juta kepala keluarga sempat mengungsi dan sekitar 37 ribu rumah mengalami kerusakan, selain kerusakan pada jalan, jembatan, sekolah, fasilitas kesehatan, lahan pertanian, dan perkebunan. “Sungguh luas dan besar musibah itu,” ujarnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Menurut Safrizal, kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanganan pada masa tanggap darurat hingga transisi. Hingga saat ini, kata dia, berbagai infrastruktur vital telah kembali berfungsi. Sebanyak 46 ruas jalan nasional dan 23 jembatan nasional telah pulih sepenuhnya.
Penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh masih dalam proses dan memerlukan waktu yang lama untuk pulih sepenuhnya. Namun, dengan dukungan dari pemerintah pusat dan berbagai pihak, diharapkan Aceh dapat bangkit kembali sebagai salah satu daerah yang paling maju di Indonesia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1035484/aceh-masuki-fase-rehab-rekon-1-agustus-pemerintah-siapkan-rp589-triliun-bangun-daerah-terdampak, without altering the facts of the original article.