**Wabah Siklospora Membuat Amerika Serikat Kacau, 20 Kali Buang Air Besar Sehari** ### Momen Penentu di Menit Akhir Wabah siklospora terbesar dalam sejarah yang menyebar di seluruh Amerika Serikat (AS) menimbulkan kekacauan di sejumlah wilayah, terutama di Michigan yang menjadi negara bagian paling terdampak. Ketika gejala tersebut menyerang Nick Palmiter pada awal Juli, dia tidak terlalu mengkhawatirkannya. Namun, gejala tak kunjung mereda. Hari berganti minggu, dan kram perut yang dialaminya menjadi semakin tak tertahankan. “Saya benar-benar kesakitan,” ujar Palmiter. “Sampai pada titik saya harus ke kamar mandi sekitar 15 hingga 20 kali sehari.” ### Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Siklosporiasis adalah penyakit usus yang terus menyebar di seluruh AS dan telah menginfeksi ribuan orang di 41 negara bagian. Wabah ini menjadi yang terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah AS. Michigan mencatat jumlah kasus terbanyak secara nasional, yakni lebih dari 7.000 kasus. Di Monroe County, wilayah pedesaan yang berada di perbatasan timur negara bagian tersebut dan tempat Palmiter tinggal, jumlah kasus yang tercatat juga termasuk yang tertinggi. ### Apa Artinya Ini ke Depan? Monroe County memiliki sekitar 154.000 penduduk. Menurut data pemerintah negara bagian, 286 orang di wilayah itu telah terinfeksi siklosporiasis, penyakit yang disebabkan oleh tertelannya parasit Cyclospora dan dapat menimbulkan gejala seperti “diare eksplosif”. Besarnya dampak wabah di komunitas kecil ini memicu efek berantai yang luas. “Cemas” dan “takut” adalah dua kata yang digunakan Palmiter untuk menggambarkan suasana di masyarakat setempat. ### Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Ibunya, Michelle Palmiter, mengungkapkan hal serupa. “Saya melihat banyak orang yang panik karena ini,” katanya. Salah satunya adalah keponakannya yang mengosongkan seluruh isi lemari pendingin yang berisi produk segar dan membuang semuanya ke tempat sampah, termasuk semangka yang menurut Michelle masih sangat layak dikonsumsi. “Alih-alih mencucinya hingga bersih lalu memotongnya, dia langsung membuangnya,” kata Michelle. Diskusi warga Monroe County di media sosial menunjukkan bahwa banyak orang mengambil langkah serupa. Seorang ibu, misalnya, menulis bahwa “anak balita saya praktis hidup hanya dengan nugget ayam dan biskuit Goldfish sejak semua ini dimulai.” Michelle sendiri masih mengonsumsi buah dan sayuran, tetapi hanya yang dimasak terlebih dahulu. “Yang pasti saya sama sekali tidak makan di luar,” ujarnya. Menurut Michelle, salah satu penyebab kepanikan di masyarakat adalah cara pemerintah menangani wabah ini yang dinilai tidak memadai. “Kami tidak mempercayai apa pun yang mereka sampaikan tentang wabah ini,” katanya. Infeksi pertama kali terdeteksi pada 13 Mei, menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Sejak saat itu, jumlah kasus terus meningkat. Bersamaan dengan itu, misteri mengenai sumber wabah juga semakin besar. Restoran dan peritel besar di seluruh AS, termasuk Walmart, Jack in the Box, dan Taco Bell, mengumumkan penarikan sejumlah produk makanan dari peredaran. Wabah siklospora terbesar dalam sejarah ini masih berlangsung dan membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk menghentikannya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c78gj988y3no?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.