Fakta Mengejutkan: Setelah 9 Tahun, Malaysia Kembali Gelar Balapan F1 di 2026 Malaysia kembali menjadi tuan rumah balapan Formula 1 (F1) setelah 9 tahun. Berdasarkan pengumuman di situs resmi F1, Malaysia akan menjadi sirkuit untuk Grand Prix Bahrain yang digelar pada 4 Oktober 2026. Ini berarti ada 23 balapan yang harus dijalani pebalap musim ini, dengan 11 di antaranya sudah tuntas. Momen Penentu di Menit Akhir Pengumuman ini diumumkan melalui situs resmi F1 pada Minggu (26/7). Malaysia akan menjadi tuan rumah Grand Prix Bahrain, yang awalnya dijadwalkan pada 12 April 2023, namun dibatalkan karena alasan keamanan menyusul perang antara Iran melawan Amerika Serikat serta Israel. Grand Prix Arab Saudi yang hendak digelar sepekan berselang pun turut menjadi korban. Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda * Malaysia pernah menggelar F1 GP Malaysia pada periode 1999-2017, dengan sirkuit di Sepang yang menjadi tuan rumah balapan tersebut. * Sirkuit Sepang juga menjadi tuan rumah MotoGP sejak 1999 sampai sekarang, dengan pengecualian pada 2020 dan 2021 akibat pandemi COVID-19. * CEO F1, Stefano Domenicali, mengatakan bahwa olahraga ini telah menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi, menemukan solusi, dan mewujudkannya, menciptakan momen yang menarik bagi semua orang yang mengikuti Formula 1. Apa Artinya Ini ke Depan? Pengumuman ini menandai kembalinya Malaysia sebagai tuan rumah balapan F1 setelah 9 tahun. Ini berarti sirkuit Sepang akan kembali digunakan sebagai sirkuit balapan F1, yang pasti akan menarik perhatian para penggemar olahraga ini. Selain itu, pengumuman ini juga menunjukkan kemampuan Malaysia dalam menyelenggarakan acara internasional. Namun, hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang apakah sirkuit Sepang telah melakukan perbaikan yang cukup untuk menampung balapan F1. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Pengumuman ini menandai awal dari jalan panjang yang harus ditempuh oleh pihak Malaysia dan F1 untuk menyelenggarakan balapan ini. Pihak Malaysia harus melakukan perbaikan dan peningkatan di sirkuit Sepang untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para pebalap dan pengunjung. Sementara itu, pihak F1 juga harus melakukan persiapan yang matang untuk memastikan bahwa balapan ini dapat berjalan dengan lancar. Dengan demikian, pengumuman ini menandai awal dari jalan panjang yang harus ditempuh oleh kedua belah pihak untuk menyelenggarakan balapan F1 di Malaysia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.detik.com/f1/d-8591435/setelah-9-tahun-malaysia-kembali-gelar-balapan-f1-di-2026, without altering the facts of the original article.