**Drama Hukum: Kuasa Hukum Don Ritto Tegaskan Tim 9 Tertekan dan Pucat Saat Tetapkan Febrie Tersangka** Kuasa hukum Don Ritto, Andika, menyatakan bahwa tim sembilan yang menangani pemeriksaan Febrie berada dalam tekanan yang sangat besar. Mereka terlihat sangat tertekan dan pucat saat tetapkan Febrie sebagai tersangka. Menurut Andika, kondisi tersebut memengaruhi proses penetapan tersangka sehingga lebih bernuansa politik daripada pertimbangan hukum. **Momen Penentu di Menit Akhir** Dalam wawancara di Kompas TV, Minggu (26/7/2026), Andika memaparkan bahwa tim sembilan sangat tertekan dan pucat saat tetapkan Febrie sebagai tersangka. Mereka terlihat sangat tidak nyaman dan tidak percaya diri. Andika juga mengatakan bahwa proses penetapan tersangka lebih bernuansa politik daripada pertimbangan hukum. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut Andika, pada awal penyelidikan, seluruh barang bukti berupa emas dan uang dalam mata uang dolar Amerika Serikat maupun dolar Singapura dikaitkan dengan dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam penanganan perkara PT Asabri. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, konstruksi tersebut dinilai tidak terbukti. Andika mengklaim enam pegawai money changer yang diperiksa menyatakan tidak pernah melihat tas merah berisi uang jutaan dolar sebagaimana disebut dalam narasi awal penyidik. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurut Andika, tuduhan tersebut hanya bertumpu pada keterangan tunggal Ferry Babi. “Semua konstruksi awal itu tidak nyambung. Bahkan kemudian narasinya berubah,” ujarnya. Andika juga mengungkapkan bahwa ketika perkara ditangani tim sembilan, dugaan tindak pidana asal disebut berubah menjadi dugaan perdagangan pengaruh dalam penanganan perkara. Ia menilai perubahan tersebut justru semakin tidak memiliki keterkaitan dengan barang bukti berupa emas dan uang yang disita penyidik. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Andika juga mengungkapkan bahwa kliennya meyakini aset tersebut merupakan milik beberapa pihak lain yang identitasnya masih disamarkan dan saat ini sedang diverifikasi bersama kuasa hukum masing-masing. Menurut Andika, kasus ini masih terbuka dan butuh waktu lama untuk menemukan kebenaran. “Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berusaha untuk membuktikan kebenaran,” ujarnya. Kasus ini masih terbuka dan butuh waktu lama untuk menemukan kebenaran. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berusaha untuk membuktikan kebenaran.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://wartakota.tribunnews.com/nasional/896412/kuasa-hukum-don-ritto-sebut-tim-9-tertekan-dan-pucat-saat-tetapkan-febrie-tersangka, without altering the facts of the original article.