**Persib Bandung vs DPMM FC, Live Streaming di Vidio Hari Ini** **Pembuka** Pertandingan antara Persib Bandung dan DPMM FC akan disiarkan secara langsung di Vidio hari ini. Namun, perhatian investor saat ini lebih tertuju pada kondisi ekonomi Indonesia yang sedang mengalami perubahan. Pergantian pimpinan Bank Indonesia (BI) oleh Perry Warjiyo telah memicu kekhawatiran pasar. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada Senin pagi, Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur BI, sementara Destry Damayanti ditunjuk sebagai pelaksana tugas. Perubahan kepemimpinan ini telah menyebabkan penurunan nilai rupiah di pasar spot perdagangan. Pada pukul 10.51 WIB, rupiah terdepresiasi 37 poin atau 0,21 persen ke level 18.000 per Dollar AS. Sebelumnya, per pukul 10.21 WIB, rupiah tercatat melemah 31 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp 17.994 per Dollar AS. Pada sesi pembukaan Senin pagi, rupiah terdepresiasi 13 poin atau 0,07 persen ke level Rp 17.976 per dollar AS. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan bahwa perubahan kepemimpinan BI dapat memunculkan ketidakpastian terkait kesinambungan kebijakan moneter. Kondisi ini akan mempengaruhi sentimen investor, sekaligus mendorong kenaikan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) yang pada akhirnya dapat menekan valuasi saham di pasar modal. Nafan juga memperkirakan imbal hasil (yield) SBN tenor 10 tahun berpotensi mengalami kenaikan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Peningkatan yield akan mendorong naiknya tingkat bebas risiko (risk-free rate), sehingga dapat menekan valuasi saham di pasar ekuitas. Namun, Nafan masih memperkirakan Bank Indonesia akan tetap menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 6,0 persen. Meskipun demikian, arah kebijakan moneter ke depan berpotensi menjadi lebih berorientasi pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Perubahan kepemimpinan BI dan kondisi ekonomi yang sedang mengalami perubahan membuat investor tetap perlu waspada. Namun, dengan peningkatan suku bunga acuan, Bank Indonesia berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/news/1369910/pasca-mundurnya-gubernur-bi-rupiah-langsung-anjlok, without altering the facts of the original article.