Momen Penentu di Menit Akhir
Menurut Peneliti Municipal Solid Waste Management sekaligus anggota Dewan Lingkungan, Marini Ambo Wellang, kebijakan ini merupakan konsekuensi dari arahan pemerintah pusat. “Kalau kita berbicara soal kesiapan, itu tidak akan pernah ada yang siap. Yang ada adalah dijalankan, dilakukan,” kata Marini.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Perubahan ini bukan sekadar soal aturan baru, tetapi juga upaya membangun budaya baru dalam mengelola sampah. Sebagian besar sampah rumah tangga sebelumnya langsung diangkut ke TPA tanpa melalui proses pemilahan. Kapasitas TPA semakin terbatas, sementara volume sampah terus meningkat setiap hari.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Menurut Marini, masyarakat tidak perlu menunggu seluruh sistem pengelolaan sampah menjadi sempurna sebelum mulai memilah. Langkah sederhana di rumah sudah menjadi bentuk partisipasi nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah. Dengan demikian, pengelolaan sampah di Makassar dapat bergerak ke arah yang lebih berkelanjutan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Perubahan ini memang tidak mudah, tetapi harus segera dimulai. Dengan memilah sampah sejak dari rumah, masyarakat dapat membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA. Selain itu, memilah sampah juga dapat meningkatkan nilai guna dan ekonomi dari sampah. Dengan demikian, pengelolaan sampah di Makassar dapat menjadi lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan kebijakan ini, pemerintah pusat menunjukkan komitmen dalam mengurangi praktik open dumping di TPA. Masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi dalam mengelola sampah dengan memilah sampah sejak dari rumah. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, pengelolaan sampah di Makassar dapat menjadi lebih baik dan lebih berkelanjutan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassar/1845834/akademisi-dukung-pemilahan-sampah-soal-siap-tidak-akan-pernah-ada-yang-siap-yang-ada-dijalankan, without altering the facts of the original article.