Di hadapan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, orang tua siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Jum’at (31/7/2026), mengekspresikan rasa syukur dan bahagia atas hadirnya Sekolah Rakyat di daerah mereka. Dengan suara bergetar, Tri mengungkapkan berkat adanya Sekolah Rakyat, kini anaknya kembali mempunyai harapan untuk menggapai cita-citanya.
**Momen Penentu di Menit Akhir**
Tri, seorang wanita tangguh, orang tua tunggal dengan tanggungan 5 orang anggota keluarga, mengungkapkan rasa syukur dan bahagia atas kehadiran Sekolah Rakyat. Sehari-hari dia bekerja sebagai buruh tani, penghasilannya perbulan tidak besar, hanya berkisar Rp700.000. Dengan penghasilan tersebut, Tri kesulitan untuk membiayai sekolah anak-anaknya, namun Sekolah Rakyat hadir sebagai jawaban. Kini salah seorang anaknya dapat melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat.
**Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda**
Tri mengungkapkan rasa syukur dan bahagia atas kehadiran Sekolah Rakyat karena anaknya dapat melanjutkan pendidikan secara gratis dan berkualitas. “Karena anak-anak saya ingin sekali maju, ingin sekali menjadi anak-anak yang membanggakan orang tua. Buat saya, ini adalah kesempatan untuk kami bisa mendidik anak-anak menjadi lebih baik lagi,” ujarnya sambil meneteskan air mata.
Turmudi, orang tua dari Syekh Mufti, juga mengungkapkan rasa syukur dan bahagia atas kehadiran Sekolah Rakyat. Sebagai buruh tani, penghasilannya tak menentu, terkadang hanya dapat Rp50 ribu per hari ketika ada lahan yang sedang digarap. Baginya, Sekolah Rakyat sangat membantu meringankan ekonomi keluarga.
**Apa Artinya Ini ke Depan?**
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan program Sekolah Rakyat adalah gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui penyediaan akses pendidikan. “Maka negara kemudian menjemput, menjemput anak-anak dari Bapak dan Ibu ke rumah-rumah untuk disekolahkan di Sekolah Rakyat,” kata Agus Jabo.
Program Sekolah Rakyat ini membawa harapan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-cita mereka. Dengan kehadiran Sekolah Rakyat, anak-anak dapat mendapatkan pendidikan berkualitas dan gratis, sehingga mereka dapat memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak dari keluarga lebih mampu.
**Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh**
Dalam beberapa tahun ke depan, Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjangkau anak-anak dari seluruh pelosok Indonesia, sehingga mereka dapat memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-cita mereka. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, seperti sumber daya yang terbatas dan infrastruktur yang kurang memadai.
Untuk itu, perlu adanya dukungan dan partisipasi dari semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan organisasi sosial, untuk memastikan bahwa program Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Dengan demikian, anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-cita mereka.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://wartakota.tribunnews.com/news/896996/pembukaan-mpls-orang-tua-siswa-terharu-anaknya-masuk-sekolah-rakyat, without altering the facts of the original article.