Momen Penentu di Menit Akhir
Kuda pacu milik Kepala Desa Kayu Loe Timur, H Lelong Azis, menjadi korban kebakaran yang meluluhlantakkan KMP Mutiara Sentosa 02 di Perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026) kemarin. Kuda tersebut bernama Raja Permata dan telah beberapa kali keluar sebagai juara beberapa event kuda pacu di luar Pulau Sulawesi. Kuda pacu tersebut terbakar bersama puluhan ekor kuda lainnya yang diangkut dalam pelayaran rute Surabaya-Makassar itu.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Menurut Lelong Azis, kuda pacu kesayangannya itu turut menjadi korban setelah mengikuti lomba Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Pangandaran, Jawa Tengah, pada (24/7/2026) pekan lalu. Saat mengikuti event nasional itu, kuda pacu yang diberi nama Raja Permata ini, tak meraih juara lantaran cidera. “Tidak dapat juara waktu di Pangandaran kemarin karena cidera kasihan. Makanya saya kasih pulang,” kata Lelong Azis. Kuda pacu Raja Permata ini juga merupakan salah satu kuda pacu yang paling berpengalaman dan sukses di Sulawesi Selatan. Dengan keberhasilannya, Raja Permata telah menjadi idola bagi masyarakat di Kabupaten Jeneponto, yang berjuluk “Bumi Turatea” dan pusat peternakan kuda di Sulawesi Selatan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kebakaran di KMP Mutiara Sentosa 02 ini tidak hanya mengakibatkan kerugian materiil, tetapi juga dampak psikologis bagi penumpang dan pemilik kuda pacu. Kepala Desa Kayu Loe Timur, H Lelong Azis, merasa kehilangan kuda pacu kesayangannya dan telah berinvestasi Rp300 juta untuk memelihara kuda tersebut. “Saya sangat kehilangan Raja Permata, bukan hanya karena nilainya yang tinggi, tetapi juga karena perasaan saya sebagai pemilik kuda pacu,” kata Lelong Azis. Kebakaran di KMP Mutiara Sentosa 02 ini juga menunjukkan bahwa keselamatan kuda pacu masih menjadi masalah serius di Indonesia. Dengan kejadian ini, pemerintah dan masyarakat harus sadar akan pentingnya memperhatikan keselamatan kuda pacu dan memastikan bahwa kuda pacu tersebut mendapatkan perawatan yang baik dan aman.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kebakaran di KMP Mutiara Sentosa 02 ini adalah wake-up call bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperhatikan keselamatan kuda pacu. Dengan kejadian ini, kita harus sadar bahwa keselamatan kuda pacu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemilik kuda pacu, tetapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, perlu diadakan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan kuda pacu dan memastikan bahwa kuda pacu tersebut mendapatkan perawatan yang baik dan aman. Dengan cara ini, kita dapat mencegah kejadian serupa di masa depan dan memastikan bahwa kuda pacu dapat hidup dengan bahagia dan aman.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/jeneponto/1846252/pernah-ditawar-rp300-juta-kuda-pacu-asal-jeneponto-terbakar-di-kmp-mutiara-sentosa-02, without altering the facts of the original article.