Gedung Bapenda DKI Masih Terbakar, 24 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Pendinginan
Petugas pemadam kebakaran masih mendeteksi adanya titik panas di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, yang terbakar pada Jumat (7/8/2026) malam. Sementara proses pendinginan masih dilakukan hingga pagi ini, kata Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan, saat ditemui di lokasi.
Kronologi Fakta
Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan, menjelaskan bahwa proses pendinginan masih dilakukan karena masih ada titik-titik hawa panas yang masih ada. “Jangan sampai terlewat, nanti timbul kebakaran kembali,” kata Karnawan.
Karnawan juga mengatakan bahwa puluhan mobil pemadam telah disiagakan untuk melakukan proses pendinginan. “Untuk unit yang ada sekarang ini kurang lebih 24, dari hari awal itu 35 unit, sekarang sudah ada 24. Terus yang sisanya itu sudah kembali ke wilayah masing-masing karena sisanya ini diperbantukan di masing-masing kota,” ucap Karnawan.
Mengapa & Dampak
Dugaan awal titik api berasal dari lantai 11 yang saat ini sedang dalam proses renovasi. Hal ini menunjukkan bahwa kebakaran di Gedung Bapenda DKI bukanlah kejadian spontan, tetapi kemungkinan besar terkait dengan proses renovasi yang sedang berlangsung.
Kejadian ini juga menimbulkan dampak pada aktivitas pejabat dan pegawai di Gedung Bapenda DKI. Proses pendinginan yang masih berlangsung juga berdampak pada kemacetan lalu lintas di sekitar gedung.
Menurut Karnawan, proses pendinginan yang masih berlangsung adalah langkah untuk mencegah kebakaran kembali. “Kita harus berhati-hati dan tidak boleh menunggu sampai terjadi kebakaran kembali,” kata Karnawan.
Penutup
Demikian informasi tentang kebakaran di Gedung Bapenda DKI yang masih terbakar dan proses pendinginan yang masih berlangsung. Semoga informasi ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kejadian ini.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.