**Ekspor Udang Sulsel Mencetak Rekor Baru, 95.760 Ton Dikirimkan ke Pasar Internasional** **Momen Penentu di Menit Akhir** Ekspor udang Sulawesi Selatan mencetak rekor baru dengan total 95.760 ton dikirimkan ke pasar internasional sepanjang semester pertama 2026. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan komoditas perikanan lainnya, seperti tuna, cumi-cumi, cakalang, dan ikan lamuru. Hal ini disebabkan oleh tingginya permintaan pasar internasional terhadap udang, sehingga menjadi penyumbang terbesar ekspor perikanan dari provinsi tersebut. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Berdasarkan data Balai Karantina Sulawesi Selatan periode Januari-Juni 2026, volume ekspor udang mencapai 95.760 ton. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibanding komoditas perikanan lainnya, yakni tuna 81.982 ton, cumi-cumi 62.015 ton, cakalang 48.044 ton, serta ikan lamuru 20.571 ton. Perusahaan pengolahan hasil perikanan PT Bogatama Marinusa (Bomar) merupakan salah satu perusahaan yang berperan menjaga pasokan sekaligus kualitas produk perikanan Sulsel. Perusahaan ini secara rutin mengekspor produk olahan udang ke berbagai negara. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Keberhasilan perusahaan menjaga kualitas produk hingga mampu memenuhi standar ekspor dunia menarik perhatian Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding saat kunjungan kerja ke Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/8/2026). Kunjungan kerjanya didampingi pejabat Balai Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah dan jajaran. Dalam kunjungan kerjanya ke PT Bomar, ia meninjau langsung proses produksi, mulai dari hatchery hingga fasilitas pengolahan yang menerapkan standar biosekuriti sangat ketat. Menurutnya, apa yang diterapkan Bomar menunjukkan Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan utama industri udang dunia apabila sistem budidaya dilakukan secara benar dan konsisten. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Keberhasilan PT Bomar dalam menjaga kualitas produk dan memenuhi standar ekspor dunia menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan utama industri udang dunia. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang lebih besar dari pemerintah dan perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk perikanan dan meningkatkan ekspor perikanan ke pasar internasional. Dengan demikian, industri perikanan Indonesia dapat menjadi salah satu industri yang kuat dan berkontribusi besar pada perekonomian negara.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassar/1846721/kadir-karding-kawal-mutu-komoditas-ekspor-udang-sulsel-tembus-95760-ton, without altering the facts of the original article.