Mengapa Sulsel Tak Kunjung Tembus PBNU? NU Punya Banyak Kader, Tapi Apa yang Salah?
Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Sulawesi Selatan (Sulsel) masih belum mampu mengubah besarnya basis struktural menjadi kekuatan yang signifikan di tingkat Pengurus Besar NU (PBNU). Meskipun memiliki jumlah cabang yang cukup besar, yaitu 24 cabang, kader asal Sulsel masih minim dalam struktur strategis PBNU. Posisi ini sangat mengecewakan, terutama ketika NU Sulsel memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan di tingkat nasional.
Momen Penentu di Menit Akhir
Muktamar ke-35 NU akan segera dilaksanakan, dan Sulsel masih belum siap untuk menjadi kekuatan di tingkat PBNU. Menurut K.H. Makmur Idrus, salah satu tokoh senior NU Sulawesi Selatan, jumlah cabang saja tidak cukup untuk menjadikan Sulsel sebagai kekuatan dalam Muktamar. Kekuatan tersebut harus dibarengi dengan kemampuan seluruh struktur untuk berbicara dalam satu arah. Ia menilai pengalaman Muktamar sebelumnya memberikan pelajaran penting bagi NU Sulsel, bahwa dinamika dukungan yang tidak selalu berjalan dalam satu barisan ketika Muktamar berlangsung.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Menurut Makmur, NU Sulsel memiliki 24 cabang, yang merupakan jumlah cabang yang cukup besar. Namun, realitasnya, kader asal Sulsel disebut masih minim dalam struktur strategis PBNU. Ini berarti bahwa Meskipun memiliki banyak cabang, NU Sulsel masih belum mampu mengubah besarnya basis struktural menjadi kekuatan yang signifikan di tingkat PBNU. Padahal, menurut dia, NU Sulsel memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan di tingkat nasional.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Makmur juga menyoroti bahwa jumlah cabang saja tidak cukup untuk menjadikan Sulsel sebagai kekuatan dalam Muktamar. Kekuatan tersebut harus dibarengi dengan kemampuan seluruh struktur untuk berbicara dalam satu arah. Ia menilai bahwa pengalaman Muktamar sebelumnya memberikan pelajaran penting bagi NU Sulsel, bahwa dinamika dukungan yang tidak selalu berjalan dalam satu barisan ketika Muktamar berlangsung.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Sulsel masih memiliki jalan panjang untuk menjadi kekuatan di tingkat PBNU. Menurut Makmur, NU Sulsel harus meningkatkan kemampuan seluruh struktur untuk berbicara dalam satu arah. Selain itu, NU Sulsel juga harus meningkatkan kemampuan kader asal Sulsel dalam struktur strategis PBNU. Dengan demikian, NU Sulsel dapat menjadi kekuatan yang signifikan di tingkat PBNU dan memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan di tingkat nasional.
Maka, Sulsel harus mulai bergerak untuk meningkatkan kemampuan seluruh struktur dan meningkatkan kemampuan kader asal Sulsel dalam struktur strategis PBNU. Dengan demikian, NU Sulsel dapat menjadi kekuatan yang signifikan di tingkat PBNU dan memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan di tingkat nasional.
Jalan panjang masih harus ditempuh, namun dengan kemampuan dan potensi yang ada, Sulsel dapat menjadi kekuatan yang signifikan di tingkat PBNU dan memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan di tingkat nasional.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassar/1846843/nu-punya-banyak-kader-mengapa-sulsel-tak-kunjung-tembus-pbnu, without altering the facts of the original article.