Pecinta sepak bola Eropa mendapat suguhan menarik pada rangkaian pramusim 2026. Dua pertandingan yang menyita perhatian adalah Manchester City vs Atletico Madrid dan Arsenal vs Borussia Dortmund. Keempat klub tersebut merupakan nama besar di Eropa, sehingga setiap pertemuan mereka selalu menarik untuk disaksikan, meskipun pertandingan berlangsung dalam suasana pramusim.
Manchester City menghadapi Atletico Madrid di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Sementara itu, Arsenal menjamu Borussia Dortmund di Emirates Stadium dalam ajang Emirates Cup pada hari yang sama.
Kedua pertandingan tersebut bukan sekadar pemanasan sebelum musim baru. Ada banyak hal yang bisa diperhatikan, mulai dari perubahan di tubuh tim, pemain muda yang mendapat kesempatan, hingga bagaimana para pelatih membangun skuad menjelang kompetisi resmi.
Man City vs Atletico Madrid, Pertandingan Penuh Perhatian
Manchester City datang ke Seoul sebagai bagian dari tur pramusim Asia. Pertandingan melawan Atletico Madrid menjadi laga terakhir City dalam rangkaian tur tersebut setelah sebelumnya menghadapi Inter Milan dan K-League All-Stars.
Duel ini juga memiliki daya tarik tersendiri karena mempertemukan dua tim dengan karakter permainan yang berbeda. Manchester City identik dengan penguasaan bola, sirkulasi umpan cepat, dan upaya mendominasi pertandingan. Atletico Madrid, di sisi lain, terkenal dengan organisasi pertahanan yang disiplin serta kemampuan memanfaatkan ruang melalui serangan balik.
Pertemuan terakhir kedua tim dalam kompetisi resmi terjadi pada perempat final Liga Champions 2021/22. City menang 1-0 pada leg pertama di Manchester sebelum bermain 0-0 di Madrid. Hasil tersebut membuat City lolos dengan agregat 1-0. Data UEFA mencatat kedua klub baru dua kali bertemu di kompetisi tersebut, dengan City meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Namun, duel terbaru di Seoul memiliki konteks berbeda. Pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan menuju musim 2026/27 dan juga menjadi salah satu kesempatan penting bagi Manchester City di era baru setelah pergantian pelatih.
City Menang 3-1 atas Atletico Madrid
Pertandingan di Seoul akhirnya dimenangkan Manchester City dengan skor 3-1. Atletico Madrid sempat unggul lebih dahulu dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Namun, City bangkit setelah turun minum. Antoine Semenyo tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol dengan memberikan dua assist kepada Omar Marmoush yang mencetak dua gol pada awal babak kedua.
Manchester City kemudian menambah satu gol lagi melalui Rayan Ait-Nouri yang masuk sebagai pemain pengganti. Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Hasil tersebut menjadi penutup positif untuk tur Asia Manchester City. Pelatih Enzo Maresca juga memberikan perhatian khusus kepada kombinasi Semenyo dan Marmoush. Semenyo bahkan mengakhiri tur dengan catatan empat assist dari tiga pertandingan.
Meski begitu, masih ada sejumlah pekerjaan rumah. Maresca menilai City perlu lebih klinis dalam memanfaatkan peluang. Kehadiran kembali Erling Haaland setelah menjalani masa istirahat juga diharapkan dapat menambah ketajaman lini depan ketika musim kompetitif dimulai.
Arsenal vs Borussia Dortmund, Duel Menarik di Emirates
Pertandingan lain yang tidak kalah menarik adalah Arsenal vs Borussia Dortmund. Laga tersebut digelar di Emirates Stadium sebagai bagian dari Emirates Cup.
Arsenal memiliki hubungan yang cukup panjang dengan turnamen pramusim tersebut. Selain menjadi ajang persiapan, pertandingan di Emirates juga memberikan kesempatan kepada para pemain untuk tampil di depan pendukung sendiri.
Dortmund datang dengan reputasi sebagai salah satu klub Jerman yang terkenal berani memberikan kesempatan kepada pemain muda. Karena itu, pertandingan melawan Arsenal menjadi ujian menarik bagi kedua tim.
Secara historis, Arsenal memiliki catatan sedikit lebih baik dalam pertemuan langsung di Liga Champions. Data UEFA mencatat Arsenal meraih empat kemenangan, Dortmund tiga kemenangan, sementara satu pertandingan berakhir imbang. Arsenal juga unggul dalam jumlah gol, yakni 10 berbanding delapan.
Pertemuan terakhir kedua klub di kompetisi Eropa terjadi pada musim 2014/15. Arsenal menang 2-0 di Emirates pada November 2014.
Dortmund Menang Dramatis 3-2
Jika Manchester City berhasil meraih kemenangan, Arsenal justru harus menerima kekalahan dalam pertandingan melawan Dortmund.
Borussia Dortmund menang 3-2 atas Arsenal dalam laga Emirates Cup. Dortmund tampil efektif dan berhasil mencetak dua gol pada babak pertama melalui Samuele Inacio dan Konstantinos Karetsas.
Arsenal kemudian berusaha bangkit setelah jeda. Ethan Nwaneri berhasil memperkecil ketertinggalan, tetapi Dortmund kembali mencetak gol melalui Joane Gadou sehingga skor berubah menjadi 3-1.
Arsenal masih memberikan perlawanan. Viktor Gyokeres mencetak gol melalui tendangan penalti dan membuat skor menjadi 3-2. Namun, The Gunners tidak berhasil menemukan gol penyeimbang hingga pertandingan berakhir.
Meski kalah, pertandingan tersebut memberikan sejumlah hal positif bagi Arsenal. Ethan Nwaneri tampil energik dan mencetak gol, sementara Christos Tzolis juga mendapat perhatian berkat kreativitasnya.
Arsenal memang tidak menurunkan seluruh pemain terbaiknya. Sejumlah pemain yang menjalani perjalanan panjang bersama tim nasional di Piala Dunia belum kembali sepenuhnya ke skuad. Situasi tersebut membuat pertandingan pramusim tidak bisa dijadikan ukuran mutlak untuk menilai kekuatan Arsenal.
Kenapa Dua Pertandingan Ini Layak Ditonton?
Ada beberapa alasan mengapa Man City vs Atletico Madrid dan Arsenal vs Dortmund menjadi duel yang menarik bagi penggemar sepak bola.
Pertama, pertandingan mempertemukan klub-klub dengan tradisi kuat di Eropa. Manchester City, Atletico Madrid, Arsenal, dan Dortmund memiliki basis suporter besar serta gaya permainan yang berbeda.
Kedua, pertandingan pramusim memberikan kesempatan untuk melihat wajah baru sebuah tim. Pelatih bisa mencoba formasi, memberikan menit bermain kepada pemain muda, sekaligus menguji pemain baru.
Ketiga, pertandingan seperti ini dapat memberikan gambaran awal tentang kesiapan klub menghadapi musim baru. Meski hasil bukan prioritas utama, performa pemain dan perkembangan taktik tetap menjadi bahan evaluasi penting.
Bagi Manchester City, kemenangan 3-1 atas Atletico memberikan modal positif sebelum menghadapi Arsenal di Community Shield pada 16 Agustus. City menyelesaikan tur Asia dengan hasil yang cukup menjanjikan, terutama berkat perkembangan beberapa pemain di lini depan.
Sementara itu, kekalahan Arsenal dari Dortmund menjadi pengingat bahwa masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi. Arsenal tetap memiliki waktu untuk mematangkan skuad sebelum kompetisi resmi dimulai.
Persiapan Menuju Musim Baru
Man City vs Atletico Madrid dan Arsenal vs Dortmund menunjukkan bahwa pertandingan pramusim tetap memiliki daya tarik tersendiri. Bukan hanya hasil akhir yang menjadi perhatian, tetapi juga bagaimana setiap klub mempersiapkan diri menghadapi tantangan musim baru.
Manchester City akhirnya keluar sebagai pemenang atas Atletico Madrid dengan skor 3-1, sedangkan Borussia Dortmund menaklukkan Arsenal 3-2. Kedua pertandingan tersebut menghadirkan banyak cerita, mulai dari kebangkitan City di babak kedua hingga perjuangan Arsenal mengejar ketertinggalan.
Bagi para penggemar, laga-laga seperti ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat perkembangan tim sebelum pertandingan kompetitif dimulai.
Dengan musim 2026/27 yang semakin dekat, perhatian kini beralih kepada bagaimana Manchester City, Arsenal, Atletico Madrid, dan Borussia Dortmund melanjutkan persiapan mereka. Jika melihat intensitas dan kualitas pertandingan di pramusim, persaingan musim baru dipastikan akan menghadirkan banyak cerita menarik.
penulis: Novita Sari