Gunung Bromo Terbakar Hebat, Sebagian Akses Masuk Ditutup Sementara untuk Keselamatan
Sebuah kejadian alam yang menyeramkan terjadi di kawasan Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Sejak Senin sore, 3 Agustus 2026 sekitar pukul 17 WIB, terjadi kebakaran hutan dan lahan di Blok Bantengan.
Kronologi Fakta
Menurut informasi dari pihak Balai Besar TNBTS, kebakaran hutan dan lahan terjadi pada Senin sore, sekitar pukul 17 WIB. Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan tersebut terjadi di Blok Bantengan.
Untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang semakin meluas, pihak Balai Besar TNBTS memutuskan untuk menutup sebagian kawasan dari Kabupaten Malang dan Lumajang terhitung Senin malam, 3 Agustus 2026 pukul 22 WIB.
Mengapa dan Dampak
Penutupan sebagian kawasan dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar, serta untuk menjaga keselamatan pengunjung wisata yang ingin mengunjungi Gunung Bromo. Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan bahwa kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula (Malang) dan Senduro (Lumajang) langsung ditutup untuk pengunjung.
Penutupan kawasan wisata ini juga berdampak pada industri pariwisata di sekitar Gunung Bromo. Banyak pengusaha dan pedagang yang terdampak oleh penutupan kawasan wisata ini, karena mereka tidak dapat menjual produk atau jasa mereka kepada pengunjung.
Penutup
Demikian informasi tentang kebakaran hutan dan lahan di Blok Bantengan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2116646/kawasan-bromo-terbakar-sebagian-akses-masuk-ditutup, without altering the facts of the original article.