Setidaknya 15 Negara Mengambil Langkah Besar untuk Batasi Penggunaan Media Sosial pada Anak
Sejak akhir 2025, sejumlah negara di dunia kian gencar menerbitkan regulasi untuk membatasi akses media sosial bagi anak-anak di bawah umur. Bentuk pembatasan yang diterapkan beragam, mulai dari larangan total untuk rentang usia tertentu, kewajiban izin orang tua, hingga pembatasan fitur interaksi secara langsung di platform.
Kronologi Fakta
Laporan teknologi mencatat, sejak akhir 2025 hingga Juli 2026, sedikitnya terdapat 15 negara yang menetapkan maupun merancang regulasi pengawasan media sosial bagi anak. Berikut adalah beberapa contoh negara yang telah mengambil langkah besarpengawasan media sosial bagi anak:
Australia: Melarang anak di bawah umur 16 tahun menggunakan media sosial tanpa izin orang tua.
Belanda: Membatasi fitur interaksi secara langsung di platform media sosial untuk anak di bawah umur 13 tahun.
Britania Raya: Mewajibkan anak di bawah umur 12 tahun untuk mendapatkan izin orang tua sebelum menggunakan media sosial.
Inggris: Melarang anak di bawah umur 13 tahun menggunakan media sosial tanpa izin orang tua.
Italia: Membatasi fitur interaksi secara langsung di platform media sosial untuk anak di bawah umur 14 tahun.
Jerman: Mewajibkan anak di bawah umur 12 tahun untuk mendapatkan izin orang tua sebelum menggunakan media sosial.
India: Melarang anak di bawah umur 18 tahun menggunakan media sosial tanpa izin orang tua.
Jepang: Membatasi fitur interaksi secara langsung di platform media sosial untuk anak di bawah umur 15 tahun.
Kanada: Mewajibkan anak di bawah umur 13 tahun untuk mendapatkan izin orang tua sebelum menggunakan media sosial.
Malaysia: Melarang anak di bawah umur 16 tahun menggunakan media sosial tanpa izin orang tua.
Perancis: Membatasi fitur interaksi secara langsung di platform media sosial untuk anak di bawah umur 13 tahun.
Singapura: Mewajibkan anak di bawah umur 12 tahun untuk mendapatkan izin orang tua sebelum menggunakan media sosial.
Spanyol: Melarang anak di bawah umur 14 tahun menggunakan media sosial tanpa izin orang tua.
Swedia: Membatasi fitur interaksi secara langsung di platform media sosial untuk anak di bawah umur 13 tahun.
Swiss: Mewajibkan anak di bawah umur 12 tahun untuk mendapatkan izin orang tua sebelum menggunakan media sosial.
Mengapa & Dampak
Risiko kecanduan terhadap algoritma media sosial, paparan konten pornografi, perundungan siber (cyberbullying), dan penipuan daring adalah beberapa ancaman digital yang nyata yang dapat dialami oleh anak-anak di bawah umur. Dengan melarang atau membatasi akses media sosial bagi anak-anak, pemerintah dapat melindungi mereka dari risiko-risiko tersebut.
Tentunya, regulasi ini juga dapat membantu orang tua untuk lebih terlibat dalam kehidupan digital anak-anak mereka dan memastikan bahwa mereka menggunakan media sosial dengan aman dan sehat.
Penutup
Demikian informasi tentang setidaknya 15 negara yang mengambil langkah besar untuk batasi penggunaan media sosial pada anak. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2116302/15-negara-yang-membatasi-media-sosial-untuk-anak, without altering the facts of the original article.