11 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Harga minyak dunia stagnan di US$87,8 per barel karena harapan damai AS-Iran memudar. Apa dampaknya pada pasar minyak global?

Harga Minyak Dunia Stagnan di US$87,8 per Barelnya karena Harapan Damai AS-Iran Memudar

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent tercatat datar di level US$87,81 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga bertahan di US$82,20 per barel. Kedua harga acuan tersebut sebelumnya melonjak lebih dari 5 persen pada perdagangan Senin (10/8) dan mencapai level tertinggi sejak 31 Juli.

Harga minyak mentah Brent dan WTI AS mulai menurun setelah Presiden AS Donald Trump merespons persyaratan Iran untuk kesepakatan damai dengan mengajukan tuntutannya sendiri. Trump meminta Iran memberikan kompensasi atas korban yang tewas dalam perang, serangan, dan aksi protes. Tuntutan tersebut dinilai berpotensi memperumit upaya mencapai kesepakatan yang dapat membuka kembali Selat Hormuz.

Mengapa Harapan Damai AS-Iran Menurun

Chief Market Analyst KCM Trade Tim Waterer menilai terdapat perbedaan besar antara AS dan Iran mengenai bentuk kesepakatan yang akan dicapai. “Sepertinya ada jurang antara kedua negara tersebut,” kata Waterer. Perbedaan ini mungkin menyebabkan harapan damai AS-Iran memudar dan harga minyak mentah Brent dan WTI AS menurun.

Menurut Waterer, kesepakatan yang efektif antara AS dan Iran perlu melibatkan beberapa poin penting, seperti penarikan sanksi AS terhadap Iran dan peningkatan kerja sama ekonomi antar kedua negara. Namun, Trump kemudian mengatakan AS telah menguasai Selat Hormuz dan telah membersihkan jalur perairan strategis tersebut dari ranjau yang dipasang Iran.

Dampak Turunnya Harga Minyak Mentah

Turunnya harga minyak mentah Brent dan WTI AS dapat mempengaruhi beberapa sektor ekonomi, termasuk industri perminyakan dan transportasi. Kenaikan harga minyak mentah di masa lalu telah mempengaruhi biaya hidup masyarakat dan dapat memicu inflasi.

Pasar minyak mentah global juga dipengaruhi oleh perubahan politik dan keamanan di region Timur Tengah. Perang dan konflik di region tersebut dapat memblokir arus minyak mentah dan meningkatkan harga di pasar global.

Penutup

Demikian informasi tentang harga minyak mentah dunia yang stagnan di US$87,8 per barel karena harapan damai AS-Iran memudar. Harapan damai AS-Iran memudar mungkin disebabkan oleh perbedaan besar antara kedua negara mengenai bentuk kesepakatan yang akan dicapai. Turunnya harga minyak mentah dapat mempengaruhi beberapa sektor ekonomi dan pasar minyak mentah global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260811084155-85-1390866/harga-minyak-dunia-mandek-di-us-878-saat-harapan-damai-as-iran-redup, without altering the facts of the original article.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *