Johor Darul Ta'zim FC Terbaru: Skuad Pemain, Prestasi, Jadwal, dan Target Musim Ini
Johor Darul Ta’zim FC terbaru menjadi salah satu topik yang banyak menarik perhatian penggemar sepak bola Malaysia dan Asia Tenggara. Klub berjuluk Southern Tigers tersebut memasuki musim 2026/27 dengan status sebagai penguasa sepak bola Malaysia setelah berhasil meraih 12 gelar Malaysia Super League secara beruntun.
Dominasi JDT tidak hanya terlihat dari koleksi trofi. Klub asal Johor ini juga semakin serius membangun kekuatan untuk bersaing di kompetisi Asia. Setelah mencapai perempat final AFC Champions League Elite pada musim 2025/26, target JDT kini semakin tinggi.
Memasuki musim baru, JDT tetap ditangani Xisco Muñoz dan menjalani persiapan pramusim dengan agenda internasional. Klub bahkan memilih Alicante, Spanyol sebagai pusat latihan pramusim dan merencanakan sembilan pertandingan persahabatan melawan klub Eropa dan Asia.
Profil Johor Darul Ta’zim FC
Johor Darul Ta’zim FC merupakan klub sepak bola yang berbasis di Johor, Malaysia. JDT berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Malaysia dan bermarkas di Sultan Ibrahim Stadium.
Klub ini berada di bawah kepemilikan Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim, Regent of Johor. Dalam beberapa tahun terakhir, JDT berkembang menjadi klub dengan fasilitas, manajemen, akademi, dan skuad yang memiliki standar tinggi.
Kesuksesan JDT juga membuat klub tersebut semakin dikenal di luar Malaysia. Performa di kompetisi AFC menjadi salah satu indikator bahwa JDT tidak lagi hanya berorientasi pada dominasi domestik.
Prestasi JDT Terbaru
Musim 2025/26 menjadi salah satu periode paling sukses dalam sejarah Johor Darul Ta’zim FC.
JDT berhasil mempertahankan gelar Malaysia Super League dan mencatat gelar liga ke-12 secara beruntun. Klub juga menorehkan rekor tidak terkalahkan di kompetisi domestik selama empat musim berturut-turut.
Pada pertandingan terakhir liga musim 2025/26, JDT bahkan mencatat kemenangan spektakuler 14-1 atas Kelantan The Real Warriors. Hasil tersebut membuat JDT menyamai rekor dunia 108 pertandingan liga tanpa kekalahan.
Di ajang Piala FA Malaysia, JDT juga tampil dominan dan mengalahkan Sabah FC 5-0 pada final. Sementara di Piala Malaysia, JDT berhasil mengalahkan Kuching City FC 2-0 pada final.
Performa di level Asia juga semakin menjanjikan. JDT mencapai perempat final AFC Champions League Elite 2025/26 setelah menyingkirkan Sanfrecce Hiroshima pada babak 16 besar sebelum akhirnya kalah 1-2 dari Al Ahli.
Skuad Pemain JDT Terbaru
Salah satu kekuatan utama JDT adalah kedalaman skuad. Klub mampu mengombinasikan pemain lokal berkualitas dengan pemain asing yang memiliki pengalaman di berbagai kompetisi.
Nama-nama seperti Arif Aiman, Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, João Figueiredo, Ager Aketxe, Antonio Glauder, Jairo da Silva, Park Jun-heong, serta sejumlah pemain lainnya menjadi bagian dari kekuatan JDT dalam beberapa kompetisi terakhir.
Arif Aiman
Arif Aiman merupakan salah satu pemain lokal paling penting di JDT. Pemain sayap tersebut memiliki kecepatan, kemampuan menggiring bola, kreativitas, serta kemampuan menciptakan peluang.
Kontribusinya juga terlihat dalam statistik Liga Super 2025/26. Arif Aiman tercatat sebagai salah satu pemberi assist terbanyak JDT dengan 11 assist sepanjang kompetisi tersebut.
Bergson da Silva
Bergson merupakan salah satu penyerang utama JDT. Striker asal Brasil tersebut kembali menunjukkan ketajamannya pada musim 2025/26.
Bergson mencetak 27 gol di Liga Super 2025/26 dan menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi. Ia juga mencetak enam gol ketika JDT menghancurkan Kelantan The Real Warriors dengan skor 14-1.
Manuel Hidalgo
Manuel Hidalgo juga menjadi pemain penting dalam lini serang JDT. Pada musim 2025/26, pemain asal Argentina tersebut mencatat 14 assist di Liga Super dan berada di posisi teratas daftar assist kompetisi.
Kombinasi Hidalgo, Arif Aiman, dan Bergson memberikan JDT variasi serangan yang sangat berbahaya.
Pelatih JDT: Xisco Muñoz
JDT masih berada di bawah arahan Xisco Muñoz memasuki periode terbaru.
Pelatih asal Spanyol tersebut memiliki pengalaman menangani klub di Eropa dan Asia. Pendekatan Muñoz mengandalkan intensitas permainan, penguasaan bola, tekanan tinggi, serta transisi menyerang yang cepat.
Pada musim sebelumnya, Muñoz berhasil membawa JDT mencapai perempat final AFC Champions League Elite. Karena itu, keberadaannya menjadi salah satu faktor penting dalam upaya JDT meningkatkan performa di kompetisi Asia.
Persiapan JDT Musim 2026/27
JDT tidak main-main dalam mempersiapkan musim 2026/27.
Pada Juli 2026, klub memilih Alicante, Spanyol sebagai lokasi pemusatan latihan pramusim. Program tersebut berlangsung pada 14 hingga 31 Juli dengan agenda sembilan pertandingan persahabatan. JDT dijadwalkan menghadapi sejumlah klub dari Eropa dan Asia sebagai bagian dari persiapan fisik dan taktik.
Setelah menjalani pemusatan latihan, JDT melanjutkan persiapan dengan pertandingan melawan klub besar Eropa.
Salah satu laga paling menarik adalah menghadapi Chelsea di Sultan Ibrahim Stadium pada Agustus 2026. Pertandingan tersebut menjadi salah satu agenda penting JDT sebelum memasuki kompetisi musim baru.
Laga tersebut berakhir 3-3, sebuah hasil yang menunjukkan JDT mampu memberikan perlawanan kepada klub Premier League dalam pertandingan pramusim.
Jadwal JDT Musim 2026/27
Musim 2026/27 menjadi periode penting karena JDT kembali akan mengikuti beberapa kompetisi.
Agenda utama JDT meliputi:
- Malaysia Super League 2026/27
- AFC Champions League Elite 2026/27
- ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
- Kompetisi domestik Malaysia lainnya.
JDT telah mendapatkan jadwal kompetisi Malaysia Super League 2026/27 dan memasuki musim baru sebagai juara bertahan. Situs resmi klub mencantumkan agenda 2026/27 sebagai bagian dari persiapan kompetisi terbaru.
Di level ASEAN, JDT juga akan menghadapi persaingan yang semakin ketat. Dalam ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27, JDT berada di Grup B bersama Lion City Sailors, Port FC, Cong An Ha Noi, PKR Svay Rieng, Persib Bandung, serta pemenang playoff antara Ezra FC dan Shan United.
Jadwal pertandingan kompetitif dapat mengalami perubahan mengikuti pengumuman resmi penyelenggara, terutama karena JDT harus membagi fokus antara liga domestik dan kompetisi Asia.
Target JDT Musim 2026/27
Target pertama JDT tentu saja mempertahankan dominasi di Malaysia.
Dengan 12 gelar Liga Super secara beruntun, JDT memiliki standar yang sangat tinggi. Klub tidak hanya dituntut menjadi juara, tetapi juga mempertahankan rekor konsistensi yang sudah dibangun selama bertahun-tahun.
Target berikutnya adalah mempertahankan rekor tidak terkalahkan. Setelah menyamai rekor dunia 108 pertandingan liga tanpa kekalahan pada akhir musim 2025/26, JDT berpeluang menciptakan rekor baru ketika menjalani pertandingan liga musim 2026/27.
Di kompetisi Asia, target JDT juga semakin besar. Setelah berhasil mencapai perempat final AFC Champions League Elite, klub tentu ingin melangkah lebih jauh.
Persaingan di Asia jauh lebih berat karena JDT harus berhadapan dengan klub-klub kuat dari Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Australia, China, dan negara lainnya.
Kekuatan JDT Musim Ini
Ada beberapa faktor yang membuat JDT tetap menjadi favorit di Malaysia.
Pertama adalah kedalaman skuad. JDT mempunyai banyak pemain berkualitas di hampir semua posisi sehingga rotasi dapat dilakukan ketika jadwal pertandingan sangat padat.
Kedua adalah pengalaman. Banyak pemain JDT sudah terbiasa bermain di kompetisi domestik dan Asia.
Ketiga adalah fasilitas. Sultan Ibrahim Stadium dan fasilitas latihan JDT memberikan dukungan terhadap persiapan pemain.
Keempat adalah stabilitas manajemen. JDT mempunyai visi jangka panjang yang membuat klub mampu mempertahankan performa selama bertahun-tahun.
Kelima adalah mental juara. Setelah memenangkan liga selama 12 musim berturut-turut, para pemain memiliki pengalaman menghadapi tekanan dalam perebutan gelar.
Tantangan JDT di Musim 2026/27
Meskipun menjadi favorit, perjalanan JDT tidak akan selalu mudah.
Kompetisi Asia akan menjadi ujian terbesar. Intensitas pertandingan, perjalanan jauh, kualitas lawan, dan jadwal yang padat dapat memengaruhi kondisi fisik pemain.
Selain itu, mempertahankan motivasi setelah memenangkan begitu banyak gelar juga menjadi tantangan tersendiri.
Klub-klub Malaysia tentu akan berusaha menghentikan dominasi JDT. Sementara di Asia, JDT harus meningkatkan kualitas permainan agar dapat melangkah lebih jauh dari pencapaian musim sebelumnya.
Kesimpulan
Johor Darul Ta’zim FC terbaru memasuki musim 2026/27 dengan modal yang sangat kuat. JDT datang sebagai juara Malaysia Super League untuk ke-12 kalinya secara beruntun, sekaligus membawa catatan luar biasa berupa 108 pertandingan liga tanpa kekalahan.
Dengan pemain seperti Arif Aiman, Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, serta pemain asing berkualitas lainnya, JDT mempunyai skuad yang cukup kompetitif untuk mempertahankan dominasinya.
Kehadiran Xisco Muñoz sebagai pelatih juga menjadi faktor penting. Persiapan pramusim di Spanyol dan pertandingan berprofil tinggi seperti menghadapi Chelsea menunjukkan bahwa JDT ingin meningkatkan standar sebelum menghadapi kompetisi 2026/27.
Target terbesar JDT musim ini bukan hanya mempertahankan gelar domestik, tetapi juga membawa nama Malaysia lebih jauh di pentas Asia. Jika konsistensi, kedalaman skuad, dan performa pemain kunci tetap terjaga, Johor Darul Ta’zim FC berpeluang kembali menjadi kekuatan utama sepak bola Malaysia sekaligus penantang serius di Asia.
penulis :Nofa oktaviya