**Drama Keluarga Korban Tragedi Drag Race di Upai Kotamobagu Menerima Bantuan dari Panitia** Keluarga korban tragedi drag race di Upai, Kotamobagu, terus menerima dukungan dari masyarakat dan pihak penyelenggara acara. Desy Sipasi, anggota keluarga korban, mengungkapkan bahwa pihak panitia telah memberikan bantuan kepada keluarga korban, termasuk untuk keluarga nenek mereka yang menjadi salah satu korban. **Momen Penentu di Menit Akhir** Saat berjumpa dengan Tribun Manado, Desy mengenakan jilbab hitam dan menceritakan kembali peristiwa naas yang menimpa keluarganya. Nenek mereka, Nilawati Mokodongan, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Monompia Kotamobagu untuk mendapatkan perawatan. Namun, pada Minggu malam, saat menjalani perawatan, nyawa sang nenek tidak tertolong. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Desy juga menceritakan bahwa saat peristiwa naas itu terjadi, sang nenek tengah membawa serta cucunya yang masih kecil, Ravisca Mokodongan (7). Keponakan mereka, Ravisca turut menjadi korban dalam insiden tersebut, namun ia kini harus menjalani perawatan khusus akibat mengalami cedera serius, termasuk patah kaki serta luka di bagian kepala. Sementara itu, suasana di Jalan A.P. Mokoginta, tepatnya di titik lokasi para korban terbaring usai dihantam mobil Honda Jazz yang dikendarai Tian Ngantung dari Tim Pangeran 05 McJoe, kini berpendar nyala lilin. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kesedihan masih terpancar di wajah Desy Sipasi saat menceritakan kembali peristiwa naas yang menimpa keluarganya. Namun, dengan bantuan dari pihak panitia dan dukungan dari masyarakat, keluarga korban terus berharap dapat mengatasi kesedihan dan memulai hidup baru. Desy juga berharap bahwa kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Desy dan keluarganya masih harus menjalani proses pengobatan dan pemulihan bagi Ravisca yang mengalami cedera serius. Namun, dengan dukungan dari masyarakat dan pihak penyelenggara acara, keluarga korban terus berharap dapat mengatasi kesedihan dan memulai hidup baru. Perjalanan panjang masih harus ditempuh, namun dengan semangat dan dukungan yang cukup, keluarga korban akan berhasil menghadapi tantangan ini.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://manado.tribunnews.com/kotamobagu/1888034/keluarga-korban-tragedi-drag-race-di-upai-kotamobagu-sebut-telah-menerima-bantuan-dari-panitia, without altering the facts of the original article.