Gejala Cacingan Pada Anak yang Sering Diabaikan, Bukan Cuma Nafsu Makan Menurun
Tanda Cacingan Pada Anak
Anak yang susah makan sering kali langsung dianggap sedang pilih-pilih makanan atau sekadar memasuki fase picky eater. Padahal, kondisi tersebut juga bisa menjadi salah satu tanda cacingan pada anak.
Selain menurunnya nafsu makan, ada beberapa gejala lain yang perlu diwaspadai. Berikut ini beberapa tanda cacingan pada anak:
1. Sering mengeluh sakit perut. Anak yang tidak makan dengan normal atau mengeluh sakit perut bisa menandakan adanya cacing dalam saluran pencernaannya.
2. Nafsu makan menurun. Seperti yang telah disebutkan, nafsu makan menurun bisa menjadi salah satu tanda cacingan pada anak.
3. Gatal di sekitar anus, terutama malam hari. Jika anak mengeluh gatal di sekitar anus, terutama ketika malam hari, maka hal tersebut bisa menjadi tanda adanya cacing.
4. Berat badan sulit naik. Cacingan bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang membuat berat badan anak sulit naik.
5. Mudah lelah dan tampak lesu. Kondisi ini bisa menandakan bahwa anak yang mengalami cacingan.
6. Diare atau gangguan buang air besar. Cacingan bisa menyebabkan diare atau gangguan buang air besar pada anak.
7. Perut tampak buncit. Jika perut anak tampak buncit, maka hal tersebut bisa menjadi tanda adanya cacing dalam saluran pencernaannya.
Bagaimana Anak Bisa Terkena Cacing?
Cacingan masih menjadi masalah kesehatan yang cukup banyak ditemukan di Indonesia, terutama pada anak usia balita dan sekolah. Cacingan sendiri merupakan penyakit infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh cacing parasit.
Penyakit ini menular melalui tanah yang kotor, makanan atau air yang tidak higienis, dan kontak langsung. Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui tanda cacingan pada anak sebagai langkah deteksi dini.
Mengapa Cacingan Pada Anak Harus Dibiarkan?
Jika tidak diobati, cacingan pada anak bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti kekurangan nutrisi, anemia, dan bahkan kematian.
Demikian informasi tentang gejala cacingan pada anak yang perlu diwaspadai oleh orang tua. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.