**MUI dan Panitia Festival Musik Bertolak Belakang, 5 Fakta Polemik Baca Alquran Berhadiah Miras** Pada festival musik The Sounds Project di Jakarta, terjadi polemik terkait dengan tantangan baca Alquran yang dihadiahkan dengan minuman beralkohol. Peristiwa tersebut menimbulkan kritik dari sejumlah pengguna media sosial karena dinilai membawa unsur agama ke dalam aktivitas promosi minuman beralkohol. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pengguna Threads @jarrkojarr membagikan pengalaman saat berada di The Sounds Project. Dalam unggahan tersebut, pengunjung menyoroti adanya tantangan melafalkan surat Ad-Dhuha di sebuah booth produk minuman beralkohol dengan hadiah sebotol minuman. Potongan video yang kemudian beredar memperlihatkan seorang perempuan mengenakan pakaian putih mengambil mikrofon dari MC. Perempuan tersebut kemudian menawarkan sayembara kepada pengunjung lain. “Yang penting balance, yang bisa Ad-Dhuha gua bayarin satu botol,” ucap perempuan tersebut dalam video yang beredar. Salah satu pengunjung kemudian mengikuti tantangan tersebut dengan melafalkan surat Ad-Dhuha. Setelah itu, pengunjung tersebut disebut memperoleh hadiah berupa minuman beralkohol. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Peristiwa tersebut disebut terjadi di salah satu booth sponsor dalam penyelenggaraan festival musik The Sounds Project di Jakarta pada Minggu (9/8/2026). 2. MC booth minuman beralkohol, Ega, kemudian menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian dari sudut pandangnya. Melalui unggahan di Threads, Ega mengatakan aktivitas tersebut merupakan tindakan spontan dari pengunjung. Ia juga mengakui adanya kelalaian dalam mengendalikan situasi saat berada di booth. 3. Ega menyebut kejadian bermula ketika dirinya berinteraksi dengan pengunjung saat jeda acara. Setelah itu, seorang pengunjung yang mengenakan atasan putih mengambil mikrofon miliknya dan menyampaikan sayembara. Menurut Ega, hadiah dalam sayembara tersebut ditawarkan oleh pengunjung yang mengambil mikrofon. Ia mengakui tidak segera mengambil kembali mikrofon tersebut ketika mengetahui isi sayembara. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Polemik baca Alquran berhadiah miras ini menimbulkan kontroversi terkait dengan penggunaan ayat Alquran dalam aktivitas yang berkaitan dengan promosi minuman beralkohol. Majelis Ulama Indonesia (MUI) kemudian memberikan pernyataan terkait kejadian tersebut. Namun, pernyataan MUI tidak disebutkan secara spesifik dalam referensi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Peristiwa ini menunjukkan bahwa perlu adanya kesadaran dan pengetahuan yang lebih baik terkait dengan menggunakan ayat Alquran dalam konteks yang tidak sesuai. Pihak penyelenggara festival musik dan MC harus lebih berhati-hati dalam mengendalikan situasi agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu, perlu adanya peningkatan kesadaran masyarakat terkait dengan pentingnya menjaga keutuhan dan kehormatan agama.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.brilio.net/duh/5-fakta-polemik-baca-alquran-berhadiah-miras-di-festival-musik-panitia-hingga-mui-angkat-bicara-260811j.html, without altering the facts of the original article.