12 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Kekeringan melanda beberapa wilayah di Kalimantan, apa dampaknya pada masyarakat dan lingkungan.

**Antisipasi Kemarau Jangan Insidental** **Pembuka** Musim kemarau telah tiba, membawa ancaman kekeringan yang dapat mempengaruhi ketersediaan air bersih dan mengancam panen. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukanlah ancaman satu-satunya, karena kekeringan juga dapat menyebabkan kekurangan air dan mengancam ketersediaan air bersih. Di Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, warga telah mengalami kesulitan air karena sumur-sumur yang biasanya digunakan untuk keperluan sehari-hari telah kering. **APA YANG TERJADI** Kekeringan telah melanda beberapa wilayah di Kalimantan, seperti Kotabaru, Banjar, dan Tanahlaut. Dampak lainnya adalah kegagalan panen yang mulai mengancam. Ratusan hektare areal persawahan di Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur telah mengalami kekeringan, sehingga permukaan sawah mulai pecah-pecah akibat tidak lagi mendapat pasokan air. Di Banjarmasin, dampak puncak musim kemarau juga memicu intrusi air laut. Kadar garam pada sumber air baku PT Air Minum (PAM) Bandarmasih telah melonjak drastis hingga menyentuh angka 2.119 PPM, yang jauh di atas batas konsentrasi klorida yang direkomendasikan Kemenkes RI untuk air minum, yakni 250 PPM. Akibatnya, air tidak bisa diolah, dan PAM Bandarmasih harus menghentikan sementara operasional Intake Sungaibilu, sehingga debit distribusi air ke pelanggan berkurang. **MENGAPA & DAMPAK** Kondisi kekeringan dapat diminimalkan dengan antisipasi yang tepat. Pengajar Jurusan Teknik Sipil Universitas Gajah Mada (UGM), Agus Maryono, telah mengulas bahwa langkah ini jarang dilakukan ketika ada ancaman kekeringan, apalagi jika itu sudah diperkirakan oleh lembaga resmi seperti BMKG. Kekeringan dapat menyebabkan kekurangan air karena selama musim penghujan tidak ada upaya penuh memanen atau menabung air hujan dan menyimpan untuk kemarau. Memang, perlu upaya ekstra dari berbagai pihak, baik masyarakat, pemerintah, dan lain-lain untuk melakukannya. Kebiasaan masyarakat yang lebih memilih menggantungkan diri pada air bersih PDAM sangat berbahaya dan rentan menderita kekeringan, terlebih kala terjadi fenomena El Nino ekstrem seperti 1997. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Kekeringan melanda yang mengakibatkan kekurangan air karena selama musim penghujan tidak ada upaya penuh memanen atau menabung air hujan dan menyimpan untuk kemarau. 2. Dampak kekeringan dapat menjangkau beberapa wilayah di Kalimantan, seperti Kotabaru, Banjar, dan Tanahlaut. 3. Kekeringan dapat menyebabkan kegagalan panen yang mengancam ratusan hektare areal persawahan di Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dampak kekeringan tidak hanya mencakup kekurangan air dan kegagalan panen, tetapi juga dapat menyebabkan krisis air bersih dan kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu,antisipasi yang tepat diperlukan untuk menghadapi kondisi kekeringan ini. Masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak harus bekerja sama untuk mengantisipasi kekeringan dan mengambil tindakan yang tepat untuk menghadapinya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Untuk menghadapi kekeringan, beberapa solusi dapat diterapkan, seperti menyimpan air hujan dengan tampungan air hujan (PAH), memasukkan ke sumur resapan dan sumur-sumur penduduk. Selain itu, langkah kuratif seperti mencari sumber air tersisa, memeriksa kembali sumur-sumur penduduk, dan menyaring air untuk air bersih juga dapat dilakukan. Namun, program penanggulangan efek kekeringan harus terencana dan dapat digunakan setiap tahunnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kolom/1371788/antisipasi-kemarau-jangan-insidental, without altering the facts of the original article.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *