**Sekda Kukar Sunggono Optimis Dana Tunda Salur Bisa Dipenuhi Pemerintah Pusat, Tunggu Keputusan** **Momen Penentu di Menit Akhir** Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan Pemkab Kukar mengapresiasi langkah Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri yang terus melakukan komunikasi dan tindak lanjut terkait persoalan dana tunda salur. Pemerintah Daerah juga berharap kondisi keuangan negara dan makroekonomi dapat mendukung penyelesaian dana yang masih tertunda tersebut. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurutnya, Pemerintah Daerah juga berharap kondisi keuangan negara dan makroekonomi dapat mendukung penyelesaian dana yang masih tertunda tersebut. “Ya kita mestinya harus optimistis. Kita sangat-sangat mengapresiasi dan sangat menghargai upaya Pak Bupati dan juga kepala daerah lain yang berencana untuk ke Jakarta,” ujar Sunggono. Langkah tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi Pemerintah Daerah kepada pihak-pihak terkait di Pemerintah Pusat. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurut Sunggono, penyelesaian tunda salur tentunya tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah. Kondisi keuangan negara dan situasi makroekonomi juga menjadi faktor penting dalam menentukan kebijakan pemerintah pusat. “Ya mudah-mudahan kondisi keuangan negara, makroekonomi itu mendukung ke arah situ sehingga hak kita betul-betul bisa terpenuhi,” pungkasnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pemkab Kukar terus memperjuangkan pencairan dana kurang salur yang masih tertahan di Pemerintah Pusat. Upaya tersebut dilakukan di tengah proyeksi penurunan pendapatan daerah pada 2026, dengan nilai dana yang diharapkan dapat direalisasikan mencapai sekitar Rp2,4 triliun. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengungkapkan bahwa total dana kurang salur yang menjadi hak daerah diperkirakan mencapai Rp3 triliun. Namun setelah dilakukan perhitungan dan dikurangi dengan kelebihan salur sekitar Rp600 miliar, jumlah dana yang masih menjadi hak Pemkab Kukar tersisa kurang lebih Rp2,4 triliun. **Kesimpulan** Dengan demikian, Pemkab Kukar harus terus berjuang untuk mendapatkan pencairan dana kurang salur yang masih tertahan di Pemerintah Pusat. Pemerintah Daerah berharap kondisi keuangan negara dan makroekonomi dapat mendukung penyelesaian dana yang masih tertunda tersebut. Langkah ini tidak hanya untuk Pemkab Kukar, melainkan juga untuk kemajuan daerah lainnya yang juga menghadapi masalah serupa.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://kaltim.tribunnews.com/tribun-etam/1161289/sekda-kukar-sunggono-optimis-dana-tunda-salur-bisa-dipenuhi-pemerintah-pusat, without altering the facts of the original article.