Gejala Aritmia yang Sering Disepelekan
Aritmia adalah kondisi medis yang seringkali dianggap sebagai berdebar biasa, tetapi kenyataannya adalah dua hal yang sangat berbeda secara medis. Dokter Spesialis Penyakit Dalam subspesialis Kardiovaskular, dr. Simon Salim, menjelaskan bahwa aritmia adalah penemuan objektif dari dokter, sedangkan berdebar adalah keluhan subjektif.
Kronologi Fakta
Dr. Simon menjelaskan bahwa aritmia adalah gangguan irama jantung yang bisa lebih cepat atau lebih lambat dari yang seharusnya. Ia menegaskan bahwa tidak semua sensasi berdebar disebabkan oleh aritmia, dan sebaliknya, orang yang mengalami aritmia pun tidak selalu merasakan gejala berdebar. Lebih lanjut, dr. Simon menjelaskan aritmia merupakan sebuah kelompok penyakit yang disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem listrik jantung.
Dokter ini menekankan bahwa keberadaan aritmia tidak bisa hanya dikira-kira dari perasaan atau keluhan pasien semata. “Aritmia ini tekanan pada sistem listrik jantung,” ujar dr. Simon. “Jadi, tidak semua perasaan berdebar disebabkan oleh aritmia. Kita harus mengetahui lebih lanjut untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi pada jantung pasien,” lanjutnya.
Mengapa & Dampak
Lalu, mengapa aritmia seringkali dianggap sebagai berdebar biasa? Salah satu alasan adalah karena gejala aritmia bisa sangat mirip dengan berdebar biasa. Pasien mungkin merasakan denyut jantung yang lebih cepat atau lambat dari biasanya, tetapi tidak selalu menyadari bahwa itu adalah aritmia dan bukan hanya berdebar biasa.
Dampak dari aritmia tidak boleh dianggap ringan. Jika tidak ditangani dengan tepat, aritmia dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti serangan jantung atau stroke. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui apakah Anda mengalami aritmia atau tidak, serta melakukan pemeriksaan medis untuk memastikan keadaan jantung Anda.
Penutup
Dengan penjelasan dr. Simon, kita dapat memahami bahwa aritmia adalah kondisi medis yang serius dan tidak boleh dianggap sebagai berdebar biasa. Jika Anda merasakan gejala yang tidak biasa, seperti denyut jantung yang lebih cepat atau lambat dari biasanya, segeralah konsultasikan dengan dokter untuk menentukan apakah itu aritmia atau tidak. Dengan pengetahuan yang lebih lanjut, kita dapat memastikan keadaan jantung kita dan melakukan langkah-langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan kita. Demikian informasi ini, semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8619036/dokter-ungkap-perbedaan-berdebar-biasa-vs-gejala-aritmia, without altering the facts of the original article.