16 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Melunakkan kurma untuk bayi baru lahir, apa manfaatnya dan amankah? Guru Besar FMIPA UI, Profesor Agustino Zulys memberikan penjelasan tentang tradisi tahnik dalam Islam.

Pakar Beri Saran Amankah Melunakkan Kurma untuk Bayi Baru Lahir dan Manfaatnya

Pada tahun 2026, banyak orang yang melaksanakan tradisi tahnik yang berhubungan dengan melunakkan kurma. Tradisi ini memicu perdebatan di kalangan masyarakat modern, karena kebiasaan tersebut dianggap kurang higienis. Guru Besar FMIPA UI, Profesor Agustino Zulys, menegaskan bahwa ada sudut pandang ilmiah yang menjelaskan manfaat imunologi di balik praktik ini.

Bayi baru lahir berada dalam fase adaptasi biologis yang sangat krusial. Sistem kekebalan tubuh mereka masih belum berkembang sepenuhnya, sehingga mereka rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, mereka membutuhkan asupan imun yang cukup untuk meningkatkan imunitas mereka.

Prof. Zulys menjelaskan bahwa melunakkan kurma dengan dikunyah terlebih dahulu lalu dioleskan ke langit-langit mulut bayi dapat membantu meningkatkan imunitas mereka. Air liur orang dewasa yang terkandung dalam kurma dapat mengandung antibodi yang dapat membantu melindungi bayi dari bakteri-bakteri patogen.

Namun, Prof. Zulys juga menekankan bahwa praktik ini harus dilakukan dengan syarat medis yang ketat. “Jangan ngasal memberikan kurma dari mulut orang dewasa ke langit-langit mulut bayi baru lahir untuk menguatkan adaptasi dan meningkatkan imunitas bayi terhadap bakteri,” kata Prof. Zulys.

Saat ini, banyak orang yang masih ragu-ragu dalam melaksanakan tradisi tahnik. Mereka khawatir bahwa air liur orang dewasa dapat membawa bakteri-bakteri patogen ke dalam tubuh bayi. Namun, Prof. Zulys menjelaskan bahwa risiko tersebut dapat diminimalkan jika dilakukan dengan syarat medis yang ketat.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi adalah:

* Orang yang melunakkan kurma harus dalam kondisi kesehatan yang baik.

* Kurma harus dikunyah dengan baik sebelum dioleskan ke langit-langit mulut bayi.

* Bayi harus dalam kondisi kesehatan yang baik sebelum melaksanakan tradisi tahnik.

Dengan demikian, bayi dapat mendapatkan manfaat dari melunakkan kurma tanpa mengalami risiko yang besar. “Ada sains di balik itu,” kata Prof. Zulys.

Demikian informasi tentang manfaat melunakkan kurma untuk bayi baru lahir.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *