24 Agustus 2026

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Jadwal Torino vs Milan 2026 menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian pada pekan pertama Serie A 2026/2027. Duel ini mempertemukan Torino dan AC Milan di Stadio Olimpico Grande Torino, sekaligus menjadi pertandingan perdana bagi dua pelatih baru, Ignazio Abate di kubu Torino dan Ruben Amorim di sisi Milan.

Pertandingan ini sudah berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026 waktu Italia atau Senin, 24 Agustus 2026 dini hari WIB. Milan akhirnya berhasil membawa pulang tiga poin setelah menang 2-1 atas Torino. Alphadjo Cissé dan Adrien Rabiot menjadi pencetak gol Milan, sedangkan Torino membalas melalui Ché Adams pada masa injury time.

🔖 Baca juga:
Gemini Goyang Pasar: Gugatan Saham Rugi 75% dan Bitcoin Meroket, Apa Artinya Bagi Investor?

Jadwal Torino vs Milan 2026

Pertandingan Torino vs Milan dimainkan dengan detail berikut:

  • Kompetisi: Serie A 2026/2027
  • Pekan: 1
  • Tanggal: Minggu, 23 Agustus 2026
  • Waktu Italia: 20.45 CEST
  • Waktu Indonesia Barat: Senin, 24 Agustus 2026 pukul 01.45 WIB
  • Stadion: Stadio Olimpico Grande Torino
  • Hasil akhir: Torino 1-2 Milan

Jadwal tersebut menjadi pertandingan penting bagi kedua tim karena mereka sama-sama mengawali musim dengan pelatih baru. Abate menjalani debutnya sebagai pelatih Torino di Serie A, sedangkan Amorim memainkan pertandingan Serie A pertamanya bersama Milan.

Torino Memulai Musim Bersama Ignazio Abate

Torino memasuki musim 2026/2027 dengan harapan memperbaiki pencapaian musim sebelumnya. Klub menunjuk Ignazio Abate sebagai pelatih baru. Menariknya, Abate merupakan mantan pemain Milan sehingga pertandingan melawan Rossoneri mempunyai cerita tersendiri.

Sebelum menghadapi Milan, Torino memiliki modal cukup baik. Mereka berhasil mengalahkan Carrarese 1-0 pada Coppa Italia dan membawa catatan enam pertandingan kandang Serie A tanpa kekalahan. Rekor tersebut terdiri dari empat kemenangan dan dua hasil imbang.

Abate diperkirakan mengandalkan sistem tiga bek untuk menjaga keseimbangan tim. Formasi 3-4-2-1 memberikan Torino cukup banyak pemain di lini tengah sekaligus memungkinkan mereka melakukan serangan balik dengan cepat.

Milan Mengawali Era Ruben Amorim

Sementara itu, Milan membawa ekspektasi tinggi setelah menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih. Kedatangan Amorim diharapkan dapat mengembalikan Rossoneri ke papan atas Serie A.

Milan juga melakukan perubahan besar dalam skuad. Salah satu pemain baru yang mendapat sorotan adalah Gonçalo Ramos. Penyerang asal Portugal tersebut diproyeksikan menjadi ujung tombak utama dalam sistem permainan Amorim.

Selain Ramos, pengalaman Luka Modrić juga menjadi aset penting bagi Milan. Gelandang asal Kroasia tersebut memberikan kualitas dan ketenangan yang dibutuhkan tim dalam mengontrol pertandingan.

Menariknya, Amorim langsung menggunakan formasi tiga bek dalam pertandingan melawan Torino. Sistem tersebut memperlihatkan bagaimana pelatih asal Portugal itu mulai menerapkan filosofi permainan yang menjadi ciri khasnya.

Prediksi Susunan Pemain Torino vs Milan

Sebelum pertandingan, prediksi line up kedua tim mengarah pada formasi 3-4-2-1. Namun, susunan pemain resmi akhirnya juga menggunakan sistem tersebut.

Susunan Pemain Torino

Torino (3-4-2-1):

Diego Mascardi; Saúl Coco, Ardian Ismajli, Pietro Comuzzo; Marcus Pedersen, Kian Fitz-Jim, Gvidas Gineitis, Alessio Cacciamani; Nikola Vlašić, Cesare Casadei; Giovanni Simeone.

Susunan resmi Torino menunjukkan bahwa Abate mempercayakan Giovanni Simeone sebagai penyerang utama. Vlašić dan Casadei ditempatkan di belakangnya untuk membantu menciptakan peluang.

Susunan Pemain Milan

Milan (3-4-2-1):

🔖 Baca juga:
Hujan Meteor Terbaru 2026: Jadwal, Puncak Fenomena, dan Cara Terbaik Menyaksikannya

Mike Maignan; Mario Gila, Koni De Winter, Strahinja Pavlović; Samuel Chukwueze, Ardon Jashari, Yunus Musah, Pervis Estupiñán; Ruben Loftus-Cheek, Alphadjo Cissé; Gonçalo Ramos.

Formasi tersebut memperlihatkan pendekatan Amorim yang mengandalkan tiga bek, dua wing-back, dua gelandang serang, dan satu penyerang tengah.

Luka Modrić dan Adrien Rabiot awalnya berada di bangku cadangan, tetapi keduanya kemudian masuk pada babak kedua. Rabiot bahkan mencetak gol kedua Milan setelah menggantikan Jashari.

Head to Head Torino vs Milan

Riwayat pertemuan Torino vs Milan menunjukkan bahwa kedua tim cukup sering memainkan pertandingan ketat. Milan memiliki catatan positif dalam pertemuan terbaru.

Pada musim 2025/2026, Milan memenangkan dua pertemuan Serie A melawan Torino dengan skor identik 3-2. Artinya, sebelum pertandingan 2026, Rossoneri berhasil mencatat kemenangan dalam dua duel liga terakhir melawan Torino.

Namun, pertandingan di Turin bukanlah laga mudah bagi Milan. Rossoneri disebut gagal menang dalam 11 dari 13 kunjungan terakhir ke Stadio Olimpico Grande Torino. Catatan tersebut menunjukkan bahwa faktor kandang Torino cukup signifikan dalam duel ini.

Karena itu, meskipun Milan lebih diunggulkan dari sisi kualitas skuad, Torino tetap mempunyai peluang memberikan kejutan.

Pemain Kunci Torino

Salah satu pemain yang patut diperhatikan adalah Giovanni Simeone. Penyerang Argentina tersebut menjadi salah satu sumber gol penting Torino dan dipercaya sebagai starter pada laga melawan Milan.

Nikola Vlašić juga mempunyai peran penting. Kreativitasnya dibutuhkan ketika Torino berusaha melewati lini tengah Milan. Kemampuannya mencari ruang di belakang gelandang lawan dapat menjadi ancaman.

Sementara itu, Ché Adams memberikan kontribusi penting setelah masuk dari bangku cadangan. Ia berhasil mencetak gol Torino pada menit ke-90+3 sehingga membuat akhir pertandingan menjadi lebih menegangkan.

Pemain Kunci Milan

Di kubu Milan, Alphadjo Cissé menjadi salah satu pemain paling menonjol. Pemain muda tersebut dipercaya menjadi starter dan berhasil membuka keunggulan Milan pada menit ke-64.

Adrien Rabiot juga menjadi pembeda. Masuk pada awal babak kedua, Rabiot hanya membutuhkan beberapa menit untuk mencetak gol kedua Milan. Ia memberikan energi tambahan di lini tengah dan membantu Milan mempertahankan keunggulan.

Selain itu, Samuel Chukwueze tampil impresif dalam peran sebagai wing-back. Bola.net bahkan memilihnya sebagai Man of the Match berkat kontribusinya dalam membantu Milan membongkar pertahanan Torino.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama Torino vs Milan berlangsung tanpa gol. Milan mampu menguasai bola dan mencoba membangun serangan, tetapi pertahanan Torino cukup disiplin.

🔖 Baca juga:
Mengenal Pusat Laboratorium Forensik Polri: Tugas, Layanan, dan Jenis Pemeriksaan

Perubahan penting terjadi setelah jeda. Amorim memasukkan Adrien Rabiot dan Luka Modrić untuk meningkatkan kualitas lini tengah.

Pada menit ke-64, Milan akhirnya memecah kebuntuan melalui Alphadjo Cissé. Hanya sekitar dua menit kemudian, Rabiot menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Torino tidak menyerah. Tekanan terus diberikan hingga akhirnya Ché Adams mencetak gol pada menit ke-90+3. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Torino untuk menyamakan kedudukan. Milan pun mengamankan kemenangan 2-1.

Hasil Akhir Torino vs Milan 2026

Torino 1-2 Milan

Pencetak gol:

  • 0-1 Alphadjo Cissé — menit 64
  • 0-2 Adrien Rabiot — menit 66
  • 1-2 Ché Adams — menit 90+3

Hasil ini menjadi awal positif bagi Ruben Amorim di Serie A. Milan berhasil membawa pulang tiga poin meskipun harus menghadapi Torino di kandang lawan.

Bagi Torino, kekalahan tersebut menjadi hasil yang mengecewakan karena mereka sebenarnya mampu menjaga skor imbang sepanjang babak pertama dan memberikan perlawanan hingga akhir.

Analisis Hasil Pertandingan

Kemenangan Milan memperlihatkan bahwa kedalaman skuad dapat menjadi faktor pembeda. Pergantian pemain yang dilakukan Amorim memberikan dampak langsung.

Masuknya Rabiot menjadi salah satu keputusan penting. Gelandang tersebut tidak hanya membantu Milan meningkatkan kontrol permainan, tetapi juga mencetak gol kedua.

Di sisi Torino, pergantian pemain juga menghasilkan peluang, tetapi gol Adams datang terlalu terlambat. Torino harus meningkatkan efektivitas serangan dan konsentrasi pertahanan jika ingin meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

Kesimpulan

Jadwal Torino vs Milan 2026 menjadi salah satu laga yang paling menarik pada pembukaan Serie A 2026/2027. Pertandingan ini mempertemukan dua pelatih baru, Ignazio Abate dan Ruben Amorim, dengan pendekatan formasi 3-4-2-1 yang relatif serupa.

Milan akhirnya menunjukkan kualitasnya dengan mengalahkan Torino 2-1. Alphadjo Cissé dan Adrien Rabiot menjadi pencetak gol Rossoneri, sedangkan Ché Adams memperkecil ketertinggalan pada menit akhir.

Hasil tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi proyek baru Milan bersama Amorim. Sementara Torino masih memiliki banyak hal yang harus diperbaiki, meski penampilan mereka menunjukkan bahwa tim asuhan Abate berpotensi menjadi lawan sulit sepanjang musim.

penulis :Nofa oktaviya

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *