Lirik Lagu September milik Earth, Wind & Fire dan Makna Mitos Tanggal 21 September
Lagu “September” yang dibawakan oleh grup musik legendaris asal Amerika Serikat, Earth, Wind & Fire, merupakan salah satu karya musik paling ikonik sepanjang masa. Dirilis pada akhir tahun 1978 sebagai bagian dari album kompilasi The Best of Earth, Wind & Fire, Vol. 1, lagu bergaya funk, disco, R&B, dan soul ini berhasil memikat jutaan pendengar lintas generasi di seluruh belahan dunia. Salah satu lirik yang paling membekas dan selalu terngiang di ingatan para pencinta musik adalah baris pembukanya yang sangat terkenal: “Do you remember the 21st night of September?”
Lirik tersebut tidak hanya menjadikan lagu “September” sebagai lagu wajib yang diputar setiap memasuki bulan September, tetapi juga melahirkan fenomena budaya pop tersendiri. Setiap kali tanggal 21 September tiba, media sosial diramaikan oleh unggahan, meme, hingga pemutaran lagu ini secara masif. Lantas, apa sebenarnya cerita di balik penulisan lagu ini? Mengapa tanggal 21 September yang dipilih, dan apakah ada makna mitos atau fakta historis tertentu di balik penentuan tanggal tersebut? Artikel ini akan mengupas secara lengkap lirik lagu, fakta pembuatan, makna mitos, serta dampak budayanya secara mendalam.
Kisah di Balik Pembuatan Lagu September
Lagu “September” diciptakan oleh tiga tokoh penting dalam industri musik dunia, yaitu vokalis utama sekaligus pendiri Earth, Wind & Fire, Maurice White, pemetik bas Verdine White, serta pencipta lagu legendaris Allee Willis. Proses pembuatan lagu ini terjadi pada kurun waktu bulan September 1978.
Dalam berbagai wawancara sejarah musik, Allee Willis menceritakan pengalaman uniknya saat bekerja sama dengan Maurice White. Ketika pertama kali diperdengarkan draf awal lagu tersebut, Willis sangat terkesan dengan irama drum dan bassline yang sangat energik. Namun, ada satu hal yang sempat membuatnya bingung, yaitu penggunaan frasa tanpa arti “ba-de-ya” yang terus diulang oleh Maurice White sepanjang lagu.
Willis sempat meminta Maurice untuk mengganti kata “ba-de-ya” dengan lirik yang memiliki arti sesungguhnya dalam bahasa Inggris. Namun, Maurice White menolak ide tersebut dan memberikan sebuah pelajaran berharga tentang pembuatan lagu. Maurice menegaskan bahwa dalam musik soul dan funk, rasa (feeling) dan irama (rhythm) sering kali jauh lebih penting daripada kejelasan makna harfiah sebuah kata. Frasa “ba-de-ya” akhirnya tetap dipertahankan dan justru menjadi salah satu kait (hook) paling terkenal dalam sejarah musik dunia.
Secara komersial, lagu “September” meraih kesuksesan yang luar biasa. Lagu ini berhasil menduduki posisi puncak di tangga lagu Billboard Hot R&B Songs di Amerika Serikat, serta bertengger di peringkat ke-8 pada tangga lagu Billboard Hot 100 pada awal tahun 1979. Di Inggris, lagu ini menembus posisi ke-3 pada tangga lagu UK Singles Chart. Hingga saat ini, lagu tersebut telah tersertifikasi beberapa kali Platinum oleh Recording Industry Association of America (RIAA) atas penjualan dan pemutaran jutaan kopi secara global.
Lirik Lengkap dan Terjemahan Lagu September
Berikut adalah lirik lagu “September” karya Earth, Wind & Fire yang dapat digunakan untuk bernyanyi bersama atau meresapi setiap baitnya:
Verse 1 Do you remember the 21st night of September? Love was changin’ the minds of pretenders While chasin’ the clouds away Our hearts were ringin’ in the key that our souls were singin’ As we danced in the night, remember How the stars stole the night away, oh yeah
Chorus Ba-de-ya, say, do you remember? Ba-de-ya, dancin’ in September Ba-de-ya, never was a cloudy day
Verse 2 My thoughts are with you, holdin’ hands with your heart to see you Only blue talk and love, remember How we knew love was here to stay Now December found the love that we shared in September Only blue talk and love, remember The true love we share today
Chorus Ba-de-ya, say, do you remember? Ba-de-ya, dancin’ in September Ba-de-ya, never was a cloudy day Ba-de-ya, say, do you remember? Ba-de-ya, dancin’ in September Ba-de-ya, golden dreams was shiny days
Bridge The bell was ringin’, oh, oh Our souls were singin’ Do you remember, never a cloudy day, yow
Chorus / Outro Ba-de-ya, say, do you remember? Ba-de-ya, dancin’ in September Ba-de-ya, never was a cloudy day Ba-de-ya, say, do you remember? Ba-de-ya, dancin’ in September Ba-de-ya, golden dreams was shiny days
Membongkar Makna Mitos Tanggal 21 September
Pertanyaan besar yang sering muncul di kalangan pendengar adalah: mengapa lagu ini menyebutkan secara spesifik “the 21st night of September”? Apakah ada peristiwa sejarah besar, Mitos, atau peristiwa pribadi yang sangat berkesan bagi sang penulis?
1. Mitos Hari Hamil atau Peristiwa Asmara Spesifik
Selama bertahun-tahun, beredar berbagai Mitos dan spekulasi di kalangan penggemar. Salah satu Mitos populer menyebutkan bahwa tanggal 21 September adalah tanggal kelahiran anak dari Maurice White atau tanggal pernikahan sang vokalis. Ada pula mitos yang mengatakan bahwa tanggal tersebut merujuk pada malam terjadinya peristiwa perselisihan romantis yang berakhir damai dalam hidup Allee Willis.
2. Fakta Sebenarnya: Pemilihan Tanggal Berdasarkan Sifat Fonetis
Fakta sebenarnya di balik misteri tanggal 21 September akhirnya diungkap langsung oleh sang penulis lirik, Allee Willis, sebelum beliau wafat pada tahun 2019. Willis mengonfirmasi dalam wawancara resmi dengan NPR (National Public Radio) bahwa sebenarnya tidak ada makna mitos, rahasia sejarah, atau peristiwa khusus di balik tanggal 21 September.
Willis menceritakan bahwa selama proses penulisan lirik, ia berkali-kali bertanya kepada Maurice White mengapa mereka menggunakan tanggal 21 September. Maurice menjawab bahwa ia telah mencoba berbagai kombinasi tanggal lainnya, seperti tanggal 22 September, tanggal 23 September, atau tanggal-tanggal lain di bulan September. Namun, secara ritme dan intonasi vokal, frasa “the 21st night” terasa paling pas, mengalir lancar, dan paling enak dinyanyikan secara fonetis (phonetically catchy).
Dengan kata lain, penetapan tanggal 21 September murni didasarkan pada estetika musik dan penyelarasan irama dengan vokal. Kombinasi suku kata pada kata “twenty-first” memberikan ketukan ritmis yang sangat sempurna saat dipadukan dengan melodi utama lagu.
3. Makna Lirik: Kenangan Manis yang Melintasi Waktu
Meskipun pemilihannya didasarkan pada alasan teknis fonetis, makna lirik lagu “September” itu sendiri sangatlah mendalam. Lagu ini menceritakan tentang kenangan manis sebuah hubungan percintaan yang mekar di musim gugur (bulan September).
Pada bait kedua (“Now December found the love that we shared in September”), liriknya menggambarkan seseorang yang sedang mengenang kehangatan cinta bulan September di tengah dinginnya bulan Desember. Ini membawa pesan universal bahwa cinta sejati dan momen kebahagiaan yang tulus akan tetap bertahan dan memberikan kehangatan jiwa meskipun waktu terus berjalan dan musim berganti.
Fenomena Budaya Pop dan Peringatan Tanggal 21 September
Meskipun pemilihan tanggal 21 September awalnya dilakukan tanpa niat menciptakan momentum khusus, lagu ini telah berkembang menjadi sebuah fenomena budaya pop berskala global. Tanggal 21 September kini secara tidak resmi dianggap sebagai “Hari Earth, Wind & Fire” bagi para penggemar musik di seluruh dunia.
1. Lonjakan Pemutaran Lagu (Streaming Spike)
Setiap tahunnya pada tanggal 21 September, platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube mencatatkan lonjakan pemutaran lagu “September” yang sangat signifikan. Berdasarkan data dari Spotify, pemutaran lagu ini dapat meningkat lebih dari 200 persen hingga 300 persen hanya dalam kurun waktu 24 jam pada tanggal 21 September dibandingkan dengan hari-hari biasa.
2. Perayaan di Media Sosial
Di berbagai media sosial seperti X (Twitter), Instagram, dan TikTok, tanggal 21 September selalu diwarnai oleh kehebohan tagar #September21 atau #21stOfSeptember. Pengguna media sosial membagikan potongan video lagu, tarian, hingga meme kreatif yang memanfaatkan lagu ini untuk menyambut pergantian musim atau sekadar merayakan suasana hati yang gembira.
3. Penggunaan dalam Industri Film dan Pop Culture
Lagu “September” juga menjadi salah satu lagu yang paling sering dilesensikan untuk karya sinematik. Lagu ini muncul dalam berbagai film box office terkenal, seperti film animasi Trolls (2016), film komedi Prancis Intouchables (2011), film animasi Night at the Museum (2006), serta berbagai iklan komersial tingkat dunia. Irama lagu yang ceria selalu berhasil membangkitkan nostalgia dan perasaan bahagia bagi siapa pun yang mendengarnya.
Dampak Musik Earth, Wind & Fire dalam Perkembangan Musik Modern
Keberhasilan lagu “September” tidak lepas dari kejeniusan musikalitas Earth, Wind & Fire sebagai sebuah grup. Didirikan pada tahun 1969 di Chicago, Illinois, grup musik ini dikenal karena kemampuannya memadukan berbagai genre musik secara harmonis, mulai dari jazz, R&B, soul, funk, disco, pop, hingga musik tradisional Afrika.
Penggunaan instrumen tiup (brass section) yang megah, permainan bas yang rumit namun menghentak, vokal falsetto khas dari Philip Bailey, serta kepemimpinan karismatik Maurice White menjadikan Earth, Wind & Fire sebagai salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik populer. Mereka telah memenangkan 6 Grammy Awards dari 17 nominasi, serta diabadikan dalam Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 2000.
Lagu “September” menjadi bukti nyata bagaimana sebuah karya seni yang dibuat dengan spontanitas, kegembiraan, dan kepekaan ritmis yang tinggi dapat melampaui batas-batas zaman, usia, dan budaya.
Kesimpulan
Lagu “September” milik Earth, Wind & Fire adalah karya masterpiece yang tidak pernah lekang oleh waktu. Melalui lirik ikonik “Do you remember the 21st night of September?” serta paduan nada funk dan soul yang energik, lagu ini berhasil mengukir tempat istimewa di hati jutaan pendengar di seluruh dunia sejak pertama kali dirilis pada tahun 1978.
Mitos yang beredar mengenai adanya rahasia besar atau peristiwa dramatis di balik tanggal 21 September kini telah terungkap. Fakta ilmiah dan historis membuktikan bahwa pemilihan tanggal tersebut oleh Maurice White dan Allee Willis murni didasarkan pada keindahan fonetis serta keselarasan ritme musik. Meskipun demikian, lagu ini telah berkembang menjadi sebuah warisan budaya pop yang unik. Setiap tanggal 21 September tiba, dunia bersatu untuk merayakan kegembiraan, mengenang kenangan indah, dan menari bersama dalam irama abadi Earth, Wind & Fire.
Penulis: milinda