Netanyahu menjadi sorotan utama dalam survei terbaru yang menunjukkan bahwa mayoritas warga Amerika Serikat menilai Perdana Menteri Israel secara negatif. Hasil survei ini menandai penurunan signifikan dukungan politik luar negeri terhadap Netanyahu di kalangan publik AS.
Survei YouGov dan Economist Menunjukkan Pandangan Negatif Mayoritas
Survei yang dilakukan oleh YouGov dan Economist pada 25–27 Juli 2025 mengungkapkan bahwa 54 persen dari 1.559 responden Amerika Serikat memiliki pandangan negatif terhadap Netanyahu. Hanya 23 persen responden yang masih menilai Netanyahu secara positif. Angka ini menandai pergeseran signifikan dalam persepsi publik AS terhadap pemimpin Israel yang telah memegang jabatan selama lebih dari dua dekade.
Hasil survei tersebut dilaporkan oleh Sputnik dan dikutip Antara pada 29 Juli 2026. Survei ini menekankan bahwa mayoritas responden AS tidak hanya menilai Netanyahu secara negatif, tetapi juga memiliki keprihatinan yang mendalam terhadap kebijakan luar negeri Israel yang berkaitan dengan konflik di Gaza.
Kepercayaan Terhadap Keadilan Internasional dan Penahanan Netanyahu
Survei juga menemukan bahwa 47 persen responden AS meyakini bahwa Netanyahu bersalah atas kejahatan perang di Jalur Gaza. Mereka percaya bahwa tindakan Netanyahu telah merusak hubungan antara Amerika Serikat dan Israel. Selain itu, 49 persen responden sepakat bahwa Pemerintah AS seharusnya menahan Netanyahu jika dia menginjakkan kakinya di wilayah AS, berdasarkan perintah penahanan yang diterbitkan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Hanya 27 persen yang menolak langkah tersebut.
Keputusan ICC untuk menerbitkan perintah penahanan terhadap Netanyahu dan bekas petinggi pertahanan Yoav Gallant pada November 2024 menambah tekanan internasional terhadap kepemimpinan Israel. Perintah tersebut menyoroti tuduhan kejahatan perang yang diajukan oleh pihak internasional, yang berdampak pada persepsi publik di berbagai negara, termasuk AS.
Konsekuensi Politik dan Hubungan Internasional
Pengaruh survei ini dapat memengaruhi kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap Israel. Mayoritas warga yang menilai Netanyahu secara negatif menunjukkan adanya ketidakpuasan terhadap kebijakan luar negeri Israel yang dianggap agresif. Hal ini dapat mendorong pejabat AS untuk mengevaluasi kembali dukungan mereka terhadap kebijakan militer dan diplomatik Israel, terutama dalam konteks konflik di Gaza.
Selain itu, ketidaksetujuan publik terhadap Netanyahu dapat memicu tekanan pada partai politik di AS untuk mengambil posisi yang lebih kritis terhadap kebijakan Israel. Pihak legislatif mungkin akan meninjau ulang aliansi strategis dan bantuan militer yang diberikan kepada Israel, mengingat adanya keprihatinan tentang keadilan internasional dan hak asasi manusia.
Reaksi Netanyahu dan Pemerintah Israel
Netanyahu, yang telah memimpin Israel selama beberapa periode, menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan dukungan publik internasional. Survei ini menunjukkan bahwa persepsi negatif di kalangan warga AS dapat memengaruhi hubungan diplomatik dan ekonomi antara kedua negara. Pemerintah Israel mungkin akan mencari cara untuk mengatasi kritik internasional dengan menyesuaikan kebijakan luar negeri dan diplomasi mereka.
Implikasi bagi Hubungan AS-Israel
Hubungan strategis antara Amerika Serikat dan Israel dapat mengalami perubahan signifikan. Sejak awal, aliansi ini didasarkan pada kepentingan bersama di wilayah Timur Tengah. Namun, persepsi negatif terhadap Netanyahu di kalangan publik AS dapat memicu perubahan dalam kebijakan luar negeri AS, termasuk kemungkinan peninjauan ulang dukungan militer dan kebijakan ekonomi.
Jika kebijakan AS berubah, Israel mungkin akan mencari alternatif aliansi dan dukungan internasional. Hal ini dapat memicu dinamika baru di kawasan, karena Israel akan berusaha menjaga stabilitas keamanan dan hubungan diplomatik dengan negara lain.
Kesimpulan dan Prospek Masa Depan
Survei terbaru menyoroti bahwa mayoritas warga Amerika Serikat menilai Netanyahu secara negatif, mencerminkan penurunan dukungan politik luar negeri terhadap pemimpin Israel. Kepercayaan terhadap kejahatan perang dan penahanan internasional menambah tekanan pada Netanyahu dan pemerintah Israel. Dampak survei ini dapat memengaruhi kebijakan luar negeri AS, hubungan diplomatik, dan aliansi strategis di kawasan. Ke depan, baik pemerintah AS maupun Israel akan terus menilai dinamika politik internasional, berusaha menyeimbangkan kepentingan nasional dengan tuntutan keadilan dan hubungan diplomatik yang sehat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://dunia.tempo.co/read/2115978/survei-mayoritas-warga-as-nilai-netanyahu-negatif, without altering the facts of the original article.