Sejak RedBird Capital Partners mengambil alih kepemilikan AC Milan 🇮🇹 dari Elliott Management, manajemen klub menerapkan pendekatan finansial yang sangat disiplin. Prinsip utamanya adalah stabilitas dan keberlanjutan (sustainability), di mana pengeluaran untuk gaji pemain dikendalikan secara ketat melalui kebijakan batas atas (internal salary cap).
Langkah ini dirancang agar klub dapat bersaing secara sportif di kompetisi domestik maupun Eropa tanpa mengorbankan kesehatan neraca keuangan.
1. Skema dan Batas Atas Gaji (Wage Hierarchy)
Meskipun Milan tidak memiliki batas gaji tertulis (unwritten rule), manajemen menerapkan plafon gaji tidak resmi untuk menjaga hierarki:
- Plafon Utama (Top Tier):Dipatok di kisaran €5 juta hingga €7 juta net per musim (termasuk bonus).Angka ini diperuntukkan khusus bagi pilar utama tim seperti Mike Maignan, Gonçalo Ramos, dan Mario Gila.
- Pemain Kunci (Core Tier):Berada di rentang €3,5 juta – €4 juta net, yang dihuni oleh pemain seperti Christian Pulisic, Samuel Chukwueze, Ruben Loftus-Cheek, Adrien Rabiot, dan Luka Modrić.
- Gaji Rata-Rata Skuad:Rata-rata gaji pemain di skuad utama berada pada angka €2,4 juta net per musim.
Total beban gaji gross AC Milan untuk musim 2026/27 diperkirakan berada di angka ~€103,1 juta (sekitar €64,8 juta net).Angka ini membuat pengeluaran gaji Milan jauh lebih efisien dibandingkan rival utama Serie A seperti Inter Milan (~€145,8 juta gross) dan Juventus (~€145,5 juta gross).
2. Pilar Strategi Finansial RedBird
[Keseimbangan Finansial] ➔ [Player Trading & Recruitment] ➔ [Peningkatan Komersial]
(Beban Gaji Terkontrol) (Beli Potensial, Jual Tinggi) (Pendapatan Mandiri)
- Efisiensi Beban Gaji terhadap Pendapatan (Wage-to-Revenue Ratio): RedBird menjaga agar rasio gaji tidak melebihi batas aman UEFA (maksimal 70% dari pendapatan klub).
- Kombinasi Pemain Bintang dan Talenta Muda: RedBird menyeimbangkan antara investasi pada pemain berpengalaman dengan merekrut talenta muda bertalenta tinggi bertarif terjangkau.
- Pemanfaatan Data (Data-Driven Recruitment): Perekrutan pemain menggunakan analisis data presisi untuk mengidentifikasi bakat yang belum tergolong overpriced di pasar transfer.
3. Perbandingan Beban Gaji Milan dengan Rival Serie A (Musim 2026/27)
| Klub | Estimasi Total Gaji Gross | Pemain Gaji Tertinggi (Net) |
| Inter Milan 🇮🇹 | ~€145,8 Juta | Lautaro Martínez (€9 Juta) |
| Juventus 🇮🇹 | ~€145,5 Juta | Dusan Vlahović (€12 Juta) |
| AC Milan 🇮🇹 | ~€103,1 Juta | Gonçalo Ramos / Mike Maignan (€5 Juta) |
| SSC Napoli 🇮🇹 | ~€109,2 Juta | Romelu Lukaku (€7,5 Juta) |
Melalui strategi ini, AC Milan mampu mempertahankan daya saing di papan atas Serie A sekaligus terhindar dari ancaman sanksi Financial Fair Play (FFP) UEFA.
Penulis:Helen