Daftar Wakil Presiden Republik Indonesia dari Masa ke Masa dan Profilnya
Daftar Wakil Presiden Republik Indonesia dari masa ke masa menjadi salah satu informasi sejarah yang menarik untuk diketahui. Sejak Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, sejumlah tokoh nasional telah dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakil Presiden dan mendampingi Presiden dalam menjalankan pemerintahan.
Jabatan Wakil Presiden memiliki kedudukan penting dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Selain membantu Presiden dalam menjalankan tugas pemerintahan, Wakil Presiden juga memiliki peran konstitusional dalam menjaga kesinambungan pemerintahan apabila Presiden tidak dapat menjalankan kewajibannya.
Dari Mohammad Hatta hingga Gibran Rakabuming Raka, berikut daftar Wakil Presiden Republik Indonesia beserta profil singkatnya.
Daftar Wakil Presiden Republik Indonesia
Berikut daftar Wakil Presiden Republik Indonesia berdasarkan urutan masa jabatan:
- Mohammad Hatta — 1945–1956
- Sri Sultan Hamengkubuwana IX — 1973–1978
- Adam Malik — 1978–1983
- Umar Wirahadikusumah — 1983–1988
- Sudharmono — 1988–1993
- Try Sutrisno — 1993–1998
- B. J. Habibie — 1998
- Megawati Soekarnoputri — 1999–2001
- Hamzah Haz — 2001–2004
- Jusuf Kalla — 2004–2009
- Boediono — 2009–2014
- Jusuf Kalla — 2014–2019
- Ma’ruf Amin — 2019–2024
- Gibran Rakabuming Raka — 2024–2029
Daftar tersebut menunjukkan bahwa terdapat beberapa periode ketika jabatan Wakil Presiden tidak terisi. Selain itu, Jusuf Kalla tercatat dua kali sebagai Wakil Presiden dalam periode yang berbeda.
1. Mohammad Hatta
Mohammad Hatta merupakan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia. Ia diangkat pada 18 Agustus 1945, sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan.
Hatta merupakan salah satu tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan dikenal sebagai salah satu Proklamator Kemerdekaan bersama Soekarno.
Sebagai Wakil Presiden, Hatta mendampingi Soekarno dalam masa awal pembentukan negara Indonesia. Ia mengundurkan diri dari jabatan Wakil Presiden pada 1956.
2. Sri Sultan Hamengkubuwana IX
Sri Sultan Hamengkubuwana IX menjabat sebagai Wakil Presiden pada periode 1973–1978.
Ia merupakan Sultan Yogyakarta yang memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia. Pada masa perjuangan kemerdekaan, Yogyakarta menjadi salah satu pusat penting pemerintahan Republik Indonesia.
Selain sebagai Wakil Presiden, Sri Sultan Hamengkubuwana IX juga pernah menduduki sejumlah jabatan penting dalam pemerintahan Indonesia.
3. Adam Malik
Adam Malik menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia pada periode 1978–1983.
Sebelum menjadi Wakil Presiden, Adam Malik memiliki pengalaman panjang dalam dunia politik dan diplomasi. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.
Pengalamannya dalam hubungan internasional menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya sebelum menduduki posisi Wakil Presiden.
4. Umar Wirahadikusumah
Umar Wirahadikusumah menjabat sebagai Wakil Presiden pada periode 1983–1988.
Ia memiliki latar belakang militer dan pernah menduduki sejumlah jabatan penting dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan kariernya hingga dipercaya mendampingi Presiden dalam pemerintahan.
5. Sudharmono
Sudharmono menjabat sebagai Wakil Presiden pada periode 1988–1993.
Ia dikenal memiliki pengalaman panjang dalam bidang pemerintahan dan administrasi negara. Sebelum menjadi Wakil Presiden, Sudharmono pernah menjalankan berbagai tugas penting di lingkungan pemerintahan.
Masa jabatannya berlangsung selama lima tahun dan berakhir pada 1993.
6. Try Sutrisno
Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia pada periode 1993–1998.
Ia merupakan tokoh dengan latar belakang militer. Sebelum menjadi Wakil Presiden, Try Sutrisno pernah menjabat sebagai Panglima ABRI.
Masa jabatannya sebagai Wakil Presiden berlangsung hingga 1998, ketika terjadi perubahan besar dalam pemerintahan Indonesia.
7. B. J. Habibie
Bacharuddin Jusuf Habibie atau B. J. Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden pada 1998.
Ia dilantik sebagai Wakil Presiden pada Maret 1998. Tidak lama kemudian, terjadi perubahan kepemimpinan nasional setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998.
Habibie kemudian menggantikan Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. Oleh karena itu, masa jabatannya sebagai Wakil Presiden berlangsung singkat.
8. Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai Wakil Presiden pada periode 1999–2001.
Ia terpilih menjadi Wakil Presiden melalui Sidang Umum MPR pada 1999 dan mendampingi Presiden Abdurrahman Wahid.
Pada 2001, Megawati kemudian menjadi Presiden Republik Indonesia setelah Abdurrahman Wahid berhenti dari jabatannya.
Megawati juga tercatat sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
9. Hamzah Haz
Hamzah Haz menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia pada periode 2001–2004.
Ia mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri dalam menjalankan pemerintahan.
Sebelum menjadi Wakil Presiden, Hamzah Haz memiliki pengalaman panjang dalam dunia politik dan pernah menduduki sejumlah jabatan pemerintahan.
10. Jusuf Kalla
Muhammad Jusuf Kalla merupakan salah satu tokoh yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden sebanyak dua kali dalam periode berbeda.
Periode pertamanya berlangsung pada 2004–2009 ketika mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Jusuf Kalla kemudian kembali menjabat sebagai Wakil Presiden pada 2014–2019 dan mendampingi Presiden Joko Widodo.
Karena menjabat dalam dua periode berbeda, namanya tercatat dua kali dalam urutan Wakil Presiden Republik Indonesia.
11. Boediono
Boediono menjabat sebagai Wakil Presiden pada periode 2009–2014.
Ia mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelum menjadi Wakil Presiden, Boediono memiliki pengalaman di bidang ekonomi dan pemerintahan.
Ia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, serta Gubernur Bank Indonesia.
12. Ma’ruf Amin
Ma’ruf Amin menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia pada periode 2019–2024 dan mendampingi Presiden Joko Widodo.
Ma’ruf Amin memiliki latar belakang sebagai ulama, akademisi, tokoh organisasi kemasyarakatan, dan politikus.
Sebelum menjadi Wakil Presiden, ia pernah menduduki berbagai posisi dalam organisasi dan lembaga negara.
13. Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka merupakan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029.
Ia dilantik bersama Presiden Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024 dalam Sidang Paripurna MPR RI.
Gibran lahir di Surakarta pada 1 Oktober 1987. Sebelum menjadi Wakil Presiden, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.
Dalam pemerintahan periode 2024–2029, Gibran menjalankan tugas sebagai Wakil Presiden dan membantu Presiden dalam menjalankan pemerintahan.
Peran Wakil Presiden dalam Sistem Pemerintahan Indonesia
Wakil Presiden memiliki kedudukan yang diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Pasal 4 ayat (2) UUD 1945 menyebutkan bahwa dalam melakukan kewajibannya, Presiden dibantu oleh satu orang Wakil Presiden.
Selain membantu Presiden, Wakil Presiden memiliki fungsi penting dalam mekanisme pergantian kepemimpinan. Berdasarkan Pasal 8 UUD 1945, apabila Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya, Presiden digantikan oleh Wakil Presiden sampai habis masa jabatannya.
Ketentuan tersebut menunjukkan bahwa posisi Wakil Presiden bukan hanya bersifat pendampingan, tetapi juga memiliki fungsi konstitusional dalam memastikan pemerintahan tetap berjalan.
Fakta Menarik tentang Wakil Presiden RI
Ada beberapa fakta menarik dalam sejarah jabatan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Pertama, Mohammad Hatta merupakan orang pertama yang menduduki jabatan Wakil Presiden setelah Indonesia merdeka.
Kedua, terdapat sejumlah periode ketika Indonesia tidak memiliki Wakil Presiden. Kondisi tersebut terjadi karena dinamika ketatanegaraan dan politik pada masa tertentu.
Ketiga, Jusuf Kalla menjadi tokoh yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden sebanyak dua kali dalam periode yang berbeda.
Keempat, beberapa Wakil Presiden kemudian menjadi Presiden. Contohnya adalah B. J. Habibie dan Megawati Soekarnoputri.
Kelima, latar belakang Wakil Presiden Indonesia sangat beragam. Ada yang berasal dari kalangan pejuang kemerdekaan, militer, diplomat, ekonom, tokoh agama, hingga politikus.
FAQ Daftar Wakil Presiden Republik Indonesia
Siapa Wakil Presiden pertama Indonesia?
Wakil Presiden pertama Republik Indonesia adalah Mohammad Hatta. Ia mulai menjabat pada 18 Agustus 1945.
Siapa Wakil Presiden Indonesia saat ini?
Wakil Presiden Republik Indonesia untuk periode 2024–2029 adalah Gibran Rakabuming Raka.
Berapa jumlah Wakil Presiden Indonesia?
Berdasarkan urutan jabatan yang digunakan dalam sejarah resmi Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka merupakan Wakil Presiden ke-14.
Siapa Wakil Presiden yang menjabat dua kali?
Jusuf Kalla merupakan Wakil Presiden yang menjabat dalam dua periode berbeda, yaitu 2004–2009 dan 2014–2019.
Berapa tahun masa jabatan Wakil Presiden?
Masa jabatan Wakil Presiden adalah lima tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan berikutnya sesuai ketentuan UUD 1945.
Kesimpulan
Daftar Wakil Presiden Republik Indonesia dari masa ke masa memperlihatkan perjalanan panjang sejarah pemerintahan Indonesia. Mulai dari Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden pertama hingga Gibran Rakabuming Raka yang menjabat pada periode 2024–2029, jabatan ini telah diisi oleh berbagai tokoh dengan latar belakang yang beragam.
Setiap Wakil Presiden menjalankan tugas dalam situasi dan periode pemerintahan yang berbeda. Beberapa di antaranya bahkan kemudian dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Presiden Republik Indonesia.
Dengan mengenal nama, periode jabatan, dan profil Wakil Presiden Republik Indonesia, masyarakat dapat memahami lebih baik perjalanan sejarah ketatanegaraan Indonesia sekaligus mengetahui peran penting jabatan Wakil Presiden dalam sistem pemerintahan.
penulis: Anisa Zahra Sabrina f.