Berita Hari Ini – 17 Mei 2026 | Indonesia telah melihat kemajuan dalam pengembangan kendaraan listrik, dengan pemerintah meluncurkan insentif untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di tanah air. Salah satu contoh implementasi kendaraan listrik yang sukses adalah di PLN Lampung, yang telah menggantikan seluruh kendaraan operasionalnya dengan kendaraan listrik.
Menurut General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, PLN Lampung telah menggantikan seluruh 51 unit kendaraan operasionalnya dengan kendaraan listrik. Kendaraan listrik ini digunakan untuk mendukung aktivitas petugas di lapangan, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
"Pemanfaatan kendaraan EV ini tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah dengan kondisi medan yang cukup menantang," kata Rizky Mochamad.
Kendaraan listrik yang digunakan oleh PLN Lampung memiliki daya jelajah mencapai 350-450 kilometer dalam sekali pengisian, sehingga sangat efektif untuk mendukung operasional di lapangan. Penggunaan kendaraan listrik ini juga dapat menjawab kebutuhan mobilitas harian dengan lebih ramah lingkungan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi bersih. Transformasi ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu mendukung mobilitas kerja secara andal di berbagai kondisi lapangan.
Salah satu pengguna kendaraan listrik, Adi, menyampaikan bahwa kendaraan listrik memberikan kenyamanan lebih saat digunakan. "Selama menggunakan kendaraan listrik, kami merasakan operasional jadi lebih praktis. Suaranya halus, perawatannya juga lebih sederhana, dan yang paling penting tetap bertenaga saat digunakan di berbagai kondisi," kata Adi.
Implementasi kendaraan listrik di PLN Lampung diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di Indonesia untuk menggantikan kendaraan bensin dengan kendaraan listrik. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya transisi energi bersih dan mengurangi dampak lingkungan.