Berita pemadaman listrik di Banjarbaru dan Martapura pada 28 September 2026 mengungkapkan dampak signifikan bagi lebih dari 150 ribu rumah yang terputus listrik selama 3,5 jam, memaksa warga menghadap kenyataan gelap di tengah malam.
Waktu dan Ruang Lingkup Pemadaman
PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin Unit Layanan Pelanggan Banjarbaru dan Martapura memutuskan untuk melakukan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah. Pemadaman ini dijadwalkan mulai pukul 14.00 WITA dan berakhir pada pukul 17.30 WITA, dengan durasi sekitar tiga setengah jam. Wilayah yang terdampak meliputi Aranio, Tiwingan, Pelabuhan Aranio dan sekitarnya, Alimpung, Sungai Kembang, Batu Kambing, Tambela, serta beberapa jalan utama seperti Jl. Ir. P.M. Noor, Awang Bangkal, Crusher Batu Awang Bangkal, Jl. Tahura Sultan Adam, Jl. Pangeran Suryanata, Gunung Pematon Mandi Angin, Desa Matang Kanas, dan sekitarnya. Selain itu, wilayah Jl. Jeruk, Jl. Sekumpul Raya, Jl. Bumi Berkat 5, Jl. Griya Abdi Perkasa, J. Markisa, Jl. Kelapa Gading, Jl. Tunas Baru, Jl. Perambaian 3, dan JI juga termasuk dalam zona pemadaman.
Alasan Pemadaman: Gangguan Kelistrikan dan Pemeliharaan Jaringan
Pln mengumumkan bahwa pemadaman ini disebabkan oleh gangguan kelistrikan yang tidak dapat diatasi secara langsung. Untuk menjaga keandalan sistem, perusahaan memutuskan melakukan penghentian sementara pasokan listrik secara terbatas. Pemeliharaan jaringan di wilayah Banjarbaru menjadi alasan utama, sehingga PLN harus menghentikan aliran listrik sementara untuk memperbaiki kondisi sistem yang kritis. Meskipun tidak ada detail teknis lebih lanjut, keputusan ini diambil dengan tujuan memastikan keamanan dan kestabilan pasokan listrik jangka panjang.
Estimasi Dampak Terhadap Warga dan Usaha
Dengan lebih dari 150 ribu rumah yang terputus listrik, pemadaman ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi banyak keluarga. Rumah tangga yang bergantung pada lampu, kulkas, dan peralatan elektronik lainnya harus menyesuaikan kegiatan mereka selama tiga setengah jam. Bagi pelaku usaha di wilayah yang terdampak, terutama di daerah perbelanjaan dan pasar, pemadaman ini mengakibatkan gangguan pada sistem pembayaran elektronik, pendinginan produk, dan operasional harian. Di sisi lain, pemadaman juga memberikan waktu bagi tenaga teknisi PLN untuk melakukan perbaikan yang diperlukan, sehingga diharapkan akan meningkatkan keandalan jaringan listrik di masa mendatang.
Reaksi Masyarakat dan Tindakan Alternatif
Warga di Banjarbaru dan Martapura menyampaikan ketidaknyamanan melalui media sosial dan telepon ke layanan pelanggan PLN. Beberapa keluarga melaporkan keterlambatan dalam proses pemulihan pasokan listrik setelah jam pemadaman berakhir. Sebagai solusi sementara, banyak keluarga mengandalkan lampu senter, lilin, atau lampu LED portabel. Usaha-usaha kecil di daerah tersebut juga memanfaatkan generator atau sistem cadangan untuk menjaga kelangsungan operasionalnya. Meskipun demikian, pemadaman ini menyoroti pentingnya sistem cadangan listrik yang memadai untuk mengurangi dampak pada masyarakat.
Langkah Selanjutnya dan Upaya PLN
PLN menegaskan bahwa pemadaman ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan rutin yang dirancang untuk meningkatkan keandalan jaringan. Setelah pemadaman selesai, perusahaan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan dan memperbaiki potensi masalah. PLN juga berencana meningkatkan kapasitas dan keandalan infrastruktur kelistrikan di wilayah Banjarbaru dan Martapura, termasuk memperkuat sistem proteksi dan pemantauan real-time. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pemadaman listrik di masa mendatang dapat diminimalkan atau dihindari.
Kesimpulan: Pentingnya Keandalan Listrik bagi Perekonomian Lokal
Pemadaman listrik yang berlangsung tiga setengah jam di Banjarbaru dan Martapura pada 28 September 2026 menegaskan betapa pentingnya sistem kelistrikan yang andal bagi kehidupan sehari-hari. Lebih dari 150 ribu rumah terputus listrik, mengganggu aktivitas rumah tangga dan usaha kecil. Walaupun pemadaman disebabkan oleh gangguan kelistrikan dan upaya pemeliharaan jaringan, upaya PLN untuk memperbaiki infrastruktur diharapkan dapat mengurangi dampak di masa depan. Bagi masyarakat, penting untuk menyiapkan sistem cadangan dan mengikuti arahan PLN guna menjaga keamanan dan kenyamanan selama periode pemadaman.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1377488/daftar-wilayah-terdampak-pemadaman-listrik-di-banjarbaru-dan-martapura-28-september-2026, without altering the facts of the original article.