Ekonomi Makassar menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan pada Triwulan II 2026, mencatat kenaikan sebesar 7,04 persen, sebuah pencapaian yang mendapat pujian dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar. Peningkatan ini tidak hanya menandai akselerasi ekonomi kota, tetapi juga melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD 2026, menegaskan komitmen pemerintah kota dan dukungan kuat dari partai politik lokal.
Pengakuan Fraksi PKS terhadap Pertumbuhan Ekonomi Makassar
Fraksi PKS DPRD Kota Makassar mengungkapkan apresiasi secara resmi dalam Pemandangan Umum Fraksi PKS atas Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Kota Makassar tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Acara tersebut berlangsung di Balai Kota Makassar pada Sabtu, 26 September 2026. Anggota DPRD PKS, Hartono, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Makassar yang menunjukkan tren positif dan melampaui target RPJMD 2026 adalah bukti nyata dari kinerja pemerintah kota di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.
Hartono menekankan bahwa data BPS Provinsi Sulawesi Selatan yang diperbarui pada 15 September 2026 menunjukkan bahwa ekonomi Kota Makassar tumbuh 6,61 persen secara year-on-year pada Triwulan I 2026. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 7,04 persen pada Triwulan II 2026. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar tidak hanya konsisten tetapi juga memperlihatkan tren yang semakin kuat seiring berjalannya tahun.
Indikator Makro Ekonomi yang Menunjukkan Akselerasi
Fraksi PKS memandang indikator makro ekonomi terkini sebagai bukti bahwa kinerja ekonomi Kota Makassar berada pada jalur yang benar. Pertumbuhan 6,61 persen pada Triwulan I, diikuti dengan peningkatan menjadi 7,04 persen pada Triwulan II, menunjukkan bahwa ekonomi kota tidak hanya tumbuh, tetapi juga mempercepat laju pertumbuhan. Hal ini menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas kebijakan fiskal dan pembangunan infrastruktur yang telah diimplementasikan oleh pemerintah kota.
Dalam konteks ini, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar menjadi salah satu indikator utama yang mendapat perhatian fraksi PKS. Kinerja ini mencerminkan keberhasilan program-program pembangunan dan kebijakan fiskal yang diarahkan untuk meningkatkan daya tarik investasi serta memperkuat sektor-sektor ekonomi utama di kota ini.
Dampak Pertumbuhan Ekonomi Makassar bagi Perekonomian Lokal
Pertumbuhan ekonomi yang signifikan memiliki dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Makassar. Peningkatan aktivitas ekonomi meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas lapangan kerja, dan menstimulasi sektor-sektor kecil dan menengah. Dengan pertumbuhan 7,04 persen, Kota Makassar dapat mengalokasikan lebih banyak dana untuk program sosial dan pembangunan infrastruktur, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas hidup warga.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang kuat juga menarik minat investor, baik domestik maupun asing, untuk menanamkan modal di kota ini. Hal ini dapat menciptakan sinergi antara sektor publik dan swasta, memperkuat jaringan industri, dan memperluas pasar bagi produk-produk lokal. Seiring waktu, dampak positif ini dapat memperkuat posisi Kota Makassar sebagai pusat ekonomi regional.
Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Makassar di Tahun 2025
Fraksi PKS menilai bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Makassar dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi pada tahun 2025. Prediksi ini didasarkan pada tren pertumbuhan yang telah terbukti di tahun 2026 dan pada kebijakan pembangunan yang terus berlanjut. Jika momentum ini dipertahankan, maka Kota Makassar dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih ambisius, memperkuat posisi kota sebagai salah satu pusat ekonomi utama di Sulawesi Selatan.
Prediksi ini juga mengindikasikan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk menjaga dan memperkuat kebijakan fiskal serta pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan strategi yang tepat, Kota Makassar dapat memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya berkelanjutan tetapi juga inklusif, memberikan manfaat bagi semua lapisan masyarakat.
Peran Pemerintah Kota dalam Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Makassar
Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, memainkan peran kunci dalam menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Kebijakan fiskal yang bijaksana, investasi dalam infrastruktur publik, dan program pengembangan sektor ekonomi utama menjadi pilar utama dalam strategi pembangunan kota.
Selain itu, pemerintah kota juga bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait, termasuk BPS Provinsi Sulawesi Selatan, untuk memastikan data ekonomi yang akurat dan terkini. Kolaborasi ini memungkinkan pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya, dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kesimpulan
Ekonomi Makassar telah menunjukkan pertumbuhan yang kuat, mencapai 7,04 persen pada Triwulan II 2026, dan mendapatkan pujian dari Fraksi PKS DPRD Kota Makassar. Peningkatan ini menandai akselerasi ekonomi yang melampaui target RPJMD 2026, mencerminkan efektivitas kebijakan fiskal dan pembangunan infrastruktur yang telah diimplementasikan. Dengan prediksi pertumbuhan yang lebih tinggi di tahun 2025, Kota Makassar berada pada jalur untuk menjadi salah satu pusat ekonomi utama di Sulawesi Selatan. Dampak positif dari pertumbuhan ini akan dirasakan oleh masyarakat melalui peningkatan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan peningkatan kualitas hidup.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260928112941-25-1408958/ekonomi-makassar-tumbuh-704-dprd-apresiasi-kepemimpinan-munafri, without altering the facts of the original article.