Berita Hari Ini – 19 Mei 2026 | Harga minyak mentah dunia melonjak signifikan pada Senin, 18 Mei 2026, akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah. Penyebab kenaikan harga dipicu oleh kegagalan upaya perdamaian AS–Iran serta serangan drone terhadap infrastruktur energi di UEA dan Arab Saudi.
Kekhawatiran pasar meningkat seiring rencana Presiden AS Donald Trump membahas opsi militer terkait Iran bersama penasihat keamanan nasional. Harga minyak mentah Brent berjangka naik 1,44 dolar AS atau 1,32 persen, menjadi 110,70 dolar AS per barel pada pukul 23.37 GMT (06.37 WIB).
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,84 dolar AS atau 1,75 persen menjadi 107,26 dolar AS per barel, mencatatkan level tertinggi sejak 4 Mei. Sepanjang pekan lalu, kedua kontrak minyak tersebut telah menguat lebih dari 7 persen.
China Lawan Sanksi AS
China tak gentar untuk membeli minyak Iran meskipun adanya sanksi dari AS. China menggunakan Undang-Undang Anti Sanksi untuk melindungi perusahaan domestik yang melakukan transaksi dengan Iran. Langkah ini diambil untuk melawan sanksi AS dan mempertahankan hubungan ekonomi dengan Iran.
Upaya damai AS-Iran mandek, dan harga minyak dunia naik kembali. Kekhawatiran pasar meningkat seiring rencana Presiden AS Donald Trump membahas opsi militer terkait Iran bersama penasihat keamanan nasional.
Otoritas UEA menyatakan tengah menyelidiki asal-usul serangan udara yang menghantam pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah dan menegaskan hak penuh mereka untuk membalas tindakan tersebut. Di saat yang sama, Arab Saudi mencegat tiga drone yang memasuki wilayah udara Irak.
Serangan drone ini menjadi peringatan keras. Serangan lanjutan dari AS atau Israel terhadap Iran dapat memicu lebih banyak serangan proksi ke infrastruktur energi penting di Teluk.
Ketegangan diproyeksikan masih akan berlanjut. Berdasarkan laporan, Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan jajaran penasehat keamanan nasional tingkat tinggi untuk membahas opsi tindakan militer terkait Iran.
China tetap berkomitmen untuk membeli minyak Iran dan melawan sanksi AS. Langkah ini diambil untuk melindungi kepentingan ekonomi China dan mempertahankan hubungan dengan Iran.
Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak dunia terus melonjak. Kekhawatiran pasar meningkat seiring ketegangan geopolitik Timur Tengah. Upaya damai AS-Iran mandek, dan rencana militer AS terhadap Iran masih menjadi pertanyaan besar.