Avengers: Endgame Encore berhasil menorehkan rekor pendapatan global sebesar Rp1,5 triliun di pekan pertamanya, menandai pencapaian terbesar bagi film penayangan ulang dalam sejarah Hollywood.
Keberhasilan Box Office di Amerika Utara
Film yang dirilis pada 25 September 2026 ini langsung menduduki puncak box office Amerika Utara, menghasilkan US$26 juta, setara dengan Rp467,7 miliar (US$1 = Rp17.990). Angka ini menempatkan Avengers: Endgame Encore sebagai salah satu film penayangan ulang yang paling menguntungkan, mengingat sebagian besar penonton sudah memiliki akses daring ke film asli selama bertahun-tahun.
Pendapatan Internasional yang Lebih Besar
Menurut data Box Office Mojo yang diakses pada 28 September 2026, pendapatan di pasar internasional mencapai US$60 juta. Dengan total pendapatan global sebesar US$86 juta, film ini menembus batas Rp1,5 triliun. Angka ini menegaskan bahwa penayangan ulang masih dapat menarik audiens global secara signifikan, bahkan ketika film sudah tersedia secara digital.
Perbandingan dengan Film Baru Tayang Bersamaan
Di antara film-film baru yang tayang bersamaan, Heart of the Beast yang dibintangi Brad Pitt hanya mengumpulkan US$20 juta di pasar domestik. Perbandingan ini menunjukkan bahwa Avengers: Endgame Encore tidak hanya mengungguli film baru, tetapi juga menonjol sebagai penayangan ulang yang menghasilkan pendapatan lebih tinggi.
Strategi Pemasaran dan Dampaknya pada Film Berikutnya
Keberhasilan ini menimbulkan optimisme bagi Marvel Studios, khususnya untuk film Avengers: Doomsday yang dijadwalkan rilis pada Desember. Penayangan ulang ini dianggap sebagai strategi pemasaran yang efektif, membangun promosi dari mulut ke mulut sejak dini. Dengan hampir seluruh anggota superhero Marvel kembali hadir, penayangan ulang ini menjadi platform yang kuat untuk mempersiapkan penonton menantikan film baru.
Rekor Baru di Indonesia
Rekor pendapatan global Rp1,5 triliun juga menandai pencapaian baru di pasar Indonesia. Film ini menjadi salah satu penayangan ulang yang paling menguntungkan di dunia, sekaligus menunjukkan daya tarik pasar Indonesia terhadap film superhero yang sudah dikenal luas. Keberhasilan ini juga menyoroti potensi pasar lokal untuk film-film serupa di masa depan.
Kesimpulan
Avengers: Endgame Encore tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga menegaskan bahwa penayangan ulang masih memiliki ruang signifikan di industri film. Dengan pendapatan global Rp1,5 triliun, film ini membuka peluang bagi Marvel Studios dan studio lain untuk mengeksplorasi strategi serupa, sekaligus memberi sinyal positif bagi rilis film berikutnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.