Ratu Sofya Bikin Gelagat! Film Almarhum Membuka Misteri Selasa Kliwon yang Menghantui Keluarga
Berita Hari Ini – 29 September 2026 | Film horor Indonesia yang baru saja meroket di layar lebar adalah Almarhum, karya sutradara Adhe Dharmastriya. Dengan durasi 103 menit, film ini menggabungkan unsur supernatural, misteri keluarga, dan budaya Jawa, menampilkan Safira Ratu Sofya sebagai salah satu bintang utama. Rilis di bioskop pada 9 Januari 2025 lalu segera tersedia di Netflix, menambah jangkauan penonton di seluruh Indonesia.
Plot Ringkas
Almarhum dimulai dengan tragedi kematian Pak Mulwanto, ayah dari tiga bersaudara: Nuri, Wisesa, dan Yanda. Kematian beliau pada hari Selasa Kliwon—hari yang dalam kepercayaan Jawa dianggap penuh mistik—menjadi titik awal serangkaian peristiwa aneh. Menurut mitos yang diangkat film, orang yang meninggal pada Selasa Kliwon dapat memanggil roh keluarga untuk ikut mengalami akhir hidupnya. Karena itu, keluarga yang ditinggalkan diharuskan melakukan ritual tertentu agar tidak menimbulkan petaka.
Wisesa, sang anak sulung dan seorang dokter, menolak menganggap semua ini sekadar cerita. Ia memandang segala hal dengan pendekatan rasional, fokus menolong ibunya Rahmi yang masih terhanyut oleh kesedihan. Sementara Nuri dan Yanda, dua saudara sisanya, mulai merasakan kehadiran hal-hal yang tidak dapat dijelaskan.
Karakter dan Peran
- Safira Ratu Sofya – Memerankan karakter yang menjadi pusat konflik, menggabungkan ketakutan pribadi dengan keteguhan hati.
- Rukman Rosadi – Mengisi peran ayah yang meninggalkan warisan misteri.
- Nova Eliza – Menjadi teman yang menambah ketegangan.
- Dimas Aditya & Alzi Markers – Menyokong narasi dengan nuansa tambahan.
Mitos Selasa Kliwon dan Budaya Jawa
Selasa Kliwon adalah salah satu hari dalam kalender Jawa yang sering dikaitkan dengan peristiwa tak terduga. Dalam cerita Almarhum, kematian Pak Mulwanto pada hari tersebut tidak hanya mengubah hidup keluarga secara emosional, tetapi juga memicu kehadiran roh. Film ini menampilkan ritual tradisional Jawa, seperti pemberian jimat dan doa, sebagai upaya melindungi keluarga dari petaka yang diakibatkan oleh kematian pada hari ini.
Reaksi Penonton dan Kritik
Setelah premier, film ini mendapatkan sambutan hangat dari penonton yang menghargai kombinasi cerita horor dengan nuansa budaya lokal. Banyak yang memuji cara Safira Ratu Sofya menampilkan karakter yang kompleks, memadukan rasa takut dengan keteguhan. Kritik juga menyoroti kualitas produksi, khususnya efek visual yang mendukung suasana menyeramkan.
Di platform streaming Netflix, Almarhum kini dapat dinikmati oleh lebih banyak orang. Platform menempatkannya dalam kategori film horor Indonesia dengan rating 18+, menegaskan bahwa cerita ini memang ditujukan untuk dewasa yang menyukai pengalaman menakutkan.
Kesimpulan
Almarhum bukan sekadar film horor biasa. Ia berhasil mengekspresikan ketegangan psikologis dan spiritual yang dihadapi keluarga setelah kehilangan, sekaligus memperkenalkan keunikan budaya Jawa ke khalayak luas. Peran Safira Ratu Sofya menjadi sorotan utama, menambah kedalaman karakter dalam alur cerita. Dengan memanfaatkan mitos Selasa Kliwon, film ini menegaskan kembali kekuatan cerita rakyat dalam membentuk identitas sinema Indonesia.