PRESIDENT REAL MADRID DIJADWALKAN HADAPAN HUKUM DENGAN BARCELONA: KETEGANGAN TINGGI PADA KASUS NEGREIA
Berita Hari Ini – 29 September 2026 | Di ruang sidang yang penuh ketegangan, dua ikon sepak bola terbesar di Spanyol akan bertemu pada 25 November 2026. Florentino Pérez, presiden Real Madrid, diundang ke Juzgado de Primera Instancia no. 2 di Madrid untuk menyelesaikan tuduhan calumnias yang diajukan oleh FC Barcelona atas pernyataan publiknya mengenai kasus Negreira.
Asal Usul Konflik
Pernyataan kontroversial Florentino terjadi pada 12 Mei 2025, ketika ia memuji kasus Negreira sebagai “skandal terbesar dalam sejarah” dan menuduh klub Barcelona berkolusi dengan arbitrer. Dalam wawancara selanjutnya, ia mengklaim bahwa Barcelona sering mendapat “keuntungan” dari keputusan hakim dan menyebut sekelompok pelatih sebagai “Negreira Boys”. Pernyataan ini menimbulkan kemarahan di kalangan suporter Barcelona dan menimbulkan tuduhan fitnah.
Proses Hukum
Barcelona mengajukan permohonan conciliación (penyelesaian) pada 12 Juni 2025, menuntut agar Pérez mengakui kesalahan dan menyesuaikan klaimnya. Jika tidak, klub akan mengajukan dakwaan pidana. Pada 29 September 2026, pengadilan menetapkan tanggal 25 November 2026 untuk pertemuan. Meskipun Pérez tidak wajib hadir secara pribadi, ia dapat hadir melalui perwakilan hukum.
Reaksi Klub dan Organisasi
- FC Barcelona menulis surat resmi kepada LaLiga, RFEF, dan CTA menuntut perlindungan citra klub.
- Real Madrid mengirimkan dokumen 500 halaman ke UEFA menuntut intervensi atas dugaan manipulasi skor.
Potensi Dampak
Jika Pérez tidak hadir atau menolak menyatakan kebenaran, proses akan melanjutkan ke dakwaan pidana. Hal ini dapat mempengaruhi reputasi kedua klub di tingkat internasional dan menambah ketegangan persaingan LaLiga.
Sejumlah ahli hukum menilai bahwa klaim ini memerlukan bukti konkret. Barcelona menuntut identifikasi spesifik pertandingan dan tindakan yang dianggap manipulatif. Tanpa bukti, proses ini dapat dianggap sebagai percobaan intimidasi politik.
Sejarah Persaingan
Hubungan antara Real Madrid dan Barcelona sudah lama dipenuhi kontroversi. Namun, tuduhan kalumnia ini menjadi titik baru yang menyoroti dinamika politik dalam sepak bola Spanyol. Kedua klub telah berulang kali berdebat di ruang publik, dan kini konflik ini akan diadili di pengadilan.
Seperti yang terlihat pada pertandingan 26 Oktober 2025, ketika kedua presiden bertemu di Stadion Santiago Bernabéu, perbedaan pandangan sudah jelas. Penampilan ini menjadi latar belakang pernyataan yang menimbulkan tuduhan.
Dengan 25 November semakin dekat, semua mata tertuju pada Madrid. Apakah Florentino Pérez akan menyesuaikan pernyataannya atau mempertahankan posisi? Hasilnya akan menentukan apakah persaingan ini akan berlanjut di lapangan atau di ruang sidang.