30 September 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
IHSG Tertekan, sesi II menurun 0,43% ke 6.121, menandakan tekanan jual terus berlanjut. Cari tahu faktor utama dan prediksi pasar Minggu depan.

IHSG kembali menunjukkan tekanan jual pada sesi kedua perdagangan Selasa, 29 September 2026, menutup dengan penurunan 0,43% ke level 6.121,70.

Pergerakan Fluktuatif dan Volatilitas Tinggi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berfluktuasi sepanjang hari, mencatat rentang pergerakan sekitar 137 poin, dari titik terendah 6.013 hingga tertinggi 6.150. Volatilitas tinggi ini mencerminkan sikap hati‑mati para pelaku pasar, yang menyesuaikan posisi mereka di tengah ketidakpastian ekonomi dan kebijakan baru BEI.

Volume Transaksi dan Aktivitas Saham

Volume transaksi mencapai 383 juta lot, dengan nilai transaksi mencapai Rp13,24 triliun. Dari 3.794 saham yang diperdagangkan, 373 saham melemah, 118 saham tidak bergerak, dan hanya 303 saham yang menguat. Sektor konsumer non primer, properti, dan barang baku mengalami koreksi paling dalam, dengan saham GOTO, BBCA, dan BREN menjadi pemberat utama kinerja IHSG.

Dampak Kebijakan Baru BEI

Penurunan harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 per lembar di pasar reguler dan pasar tunai, yang mulai berlaku Senin, 28 September 2026, turut menambah tekanan pada IHSG. Penyesuaian batas auto rejection untuk saham dengan harga Rp1–Rp10 juga mempengaruhi likuiditas dan volatilitas, karena trader harus menyesuaikan strategi perdagangan mereka.

Implikasi untuk Pasar Minggu Depan

Dengan IHSG menutup di bawah level 6.122, pasar menandai adanya tekanan jual yang berkelanjutan. Investor diharapkan lebih berhati-hati, terutama di sektor-sektor yang sensitif terhadap perubahan harga saham minimum. Potensi penyesuaian portofolio dan strategi lindung nilai menjadi penting untuk mengelola risiko di minggu depan.

Kesimpulan

Fluktuasi IHSG pada sesi kedua menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase ketidakpastian. Penurunan 0,43% ke level 6.121,70 menandai kebutuhan bagi pelaku pasar untuk meninjau kembali eksposur mereka, mengingat kebijakan baru BEI dan volatilitas yang tinggi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260929163429-17-771886/ihsg-masih-tertekan-sesi-ii-ditutup-melemah-043-ke-level-6121, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *