Azriel Hermansyah dan Sarah Menzel siapkan pernikahan di Bali, mengungkap persiapan detail mulai lokasi hingga rencana liburan pasca nikah.
Perjalanan Persiapan Pernikahan yang Menyentuh Dua Kota
Pada Minggu (28/9/2026), Azriel Hermansyah mengabarkan bahwa persiapan pernikahannya dengan Sarah Menzel sudah memasuki tahap 80 persen. Ia berbicara di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, dan menegaskan bahwa proses ini panjang serta membutuhkan koordinasi banyak pihak, mengingat keterlibatan dua keluarga besar. “Sudah 80%, ya minta doanya dari teman-teman juga sih biar semuanya lancar. Tahun depan. Tahun depan acaranya ya,” ungkapnya. Menurut Azriel, menyatukan jadwal pertemuan keluarga menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Kesibukan Ashanty, Kris Dayanti, hingga Aurel Hermansyah membuat penentuan waktu harus benar-benar dicocokkan. “Iya. Ya paling kalau misalkan ada meeting, kan Bunda ada kesibukan, Mimi punya kesibukan, Kak Aurel punya kesibukan, jadi menyatukan waktunya mereka sih gitu. Itu yang yang sulit,” ujar Azriel.
Sarah Menzel turut menceritakan kendala yang mereka hadapi di tengah persiapan. Aktivitas bisnisnya di Bali membuat intensitas bertemu menjadi terbatas dan perlu perencanaan lebih matang. “Mungkin karena kita ada kesibukan masing-masing kan. Sekarang aku lagi ada sibuk eh di Bali, kemarin. Terus Ziel (Azriel) juga di Jakarta, jadi ya nemuin waktu itulah yang agak sulit,” kata Sarah. Azriel menambahkan, Sarah baru membuka kafe di Bali. Kondisi itu membuat Sarah harus mondar-mandir Jakarta dan Bali, sehingga penyesuaian jadwal menjadi salah satu tantangan utama. “Dia baru opening juga kafenya di Bali, jadi agak bolak-balik sih Jakarta-Bali kemarin,” ucapnya.
Lokasi Pernikahan: Bali, Tempat yang Penuh Pesona
Keputusan memilih Bali sebagai lokasi pernikahan bukan sekadar kebetulan. Dua pihak menganggap pulau ini sebagai tempat yang romantis dan penuh keindahan alam. Dengan pemandangan pantai, sawah, dan gunung, Bali menawarkan latar belakang visual yang memukau bagi upacara dan resepsi. Selain itu, aksesibilitas bagi tamu yang berasal dari luar negeri juga menjadi pertimbangan penting. Karena banyak pengikut yang akan datang dari berbagai belahan dunia, memilih Bali memudahkan perjalanan dan akomodasi.
Koordinasi Keluarga dan Penjadwalan yang Rumit
Persiapan pernikahan ini melibatkan koordinasi antara dua keluarga besar. Setiap anggota keluarga memiliki jadwal dan prioritas yang berbeda, sehingga penyusunan agenda menjadi tantangan tersendiri. Azriel mengungkapkan bahwa ia harus menyesuaikan waktu pertemuan keluarga dengan kegiatan mereka, seperti rapat kerja, konser, dan acara keluarga. “Menyatukan waktu itu memang sulit, terutama karena semua orang punya kesibukan yang berbeda,” jelasnya.
Di sisi lain, Sarah yang tengah menjalankan kafe di Bali juga harus mengatur waktu antara mengelola bisnis dan persiapan pernikahan. Kegiatan harian di kafe, seperti penyediaan bahan baku, pelatihan karyawan, dan promosi, memakan sebagian besar waktunya. Karena itu, ia harus bolak-balik antara Jakarta dan Bali, menambah beban koordinasi. “Kita harus menemukan waktu yang cocok untuk bertemu dan mendiskusikan detail, itu memang agak sulit,” tambah Sarah.
Rencana Liburan Pasca Nikah: Menyambut Masa Baru Bersama
Selain merencanakan upacara, Azriel dan Sarah juga berbagi rencana liburan pasca nikah. Mereka berencana untuk menikmati waktu bersama di Bali, memanfaatkan suasana yang tenang dan romantis. Liburan ini akan menjadi kesempatan bagi pasangan untuk merayakan kebahagiaan mereka sambil mengeksplorasi keindahan pulau, seperti menikmati sunset di pantai Kuta, menjelajahi kebun teh di Bedugul, dan berkunjung ke pura Pura Besakih. Selain itu, mereka juga akan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman dekat, mempererat hubungan yang telah terjalin lama.
Dampak Persiapan Terhadap Kehidupan Sehari‑Hari
Persiapan pernikahan ini tidak hanya memengaruhi kedua pasangan, tetapi juga memengaruhi kehidupan sehari‑hari mereka. Azriel, sebagai anggota keluarga Hermansyah, harus menyesuaikan jadwal kerja dan kehadiran di acara keluarga. Sementara itu, Sarah yang sedang membuka kafe di Bali harus memastikan operasional kafe tetap berjalan lancar. Keterlibatan mereka dalam persiapan pernikahan menuntut komitmen waktu yang tinggi, yang dapat memengaruhi keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Namun, tantangan ini juga menjadi kesempatan bagi pasangan untuk saling mendukung. Kegiatan persiapan pernikahan sering kali mempererat hubungan, karena mereka harus bekerja sama dalam membuat keputusan penting. Selain itu, keterlibatan keluarga besar menambah rasa kebersamaan dan dukungan emosional bagi pasangan.
Kesimpulan: Persiapan yang Menuntut Ketelitian dan Komitmen
Persiapan pernikahan Azriel Hermansyah dan Sarah Menzel di Bali menampilkan kompleksitas yang melibatkan koordinasi keluarga, penjadwalan yang rumit, dan kebutuhan akan fleksibilitas. Meskipun tantangan ini memerlukan komitmen waktu yang besar, kedua pasangan tetap optimis bahwa proses ini akan menghasilkan pernikahan yang indah dan penuh makna. Dengan rencana liburan pasca nikah yang teratur, mereka berharap dapat memulai masa baru dengan penuh kebahagiaan dan kedamaian.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://musik.kapanlagi.com/berita/azriel-hermansyah-amp-sarah-menzel-ungkap-persiapan-nikah-80-persen-acara-di-bali-0b39a2274b.html, without altering the facts of the original article.