RSU Wajak Husada Malang kembali menggelar program rutin yang bertajuk School‑to‑School Education, sebuah inisiatif yang menegaskan komitmen rumah sakit terhadap kesehatan dan pendidikan. Kegiatan ini menandai langkah konkret dalam menyebarkan pengetahuan tentang kesehatan gigi kepada generasi muda melalui kunjungan langsung ke sekolah.
Tempat dan Waktu Pelaksanaan
School‑to‑School Education kali ini menargetkan MI Sunan Giri, sebuah sekolah dasar yang terletak di Desa Tangkilsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Acara berlangsung pada tanggal 15 Juni 2025, dimulai pada pukul 08.30 WIB dan berlanjut hingga selesai dengan sesi interaktif dan pemeriksaan gigi gratis.
Peserta dan Aktivitas Utama
Sejumlah 150 siswa dari MI Sunan Giri berpartisipasi dalam kegiatan edukatif dan menyenangkan yang mengangkat tema “Senyum Ceria Dimulai dari Gigi Sehat!”. Dr. Mega Sepatikha Niti, seorang dokter gigi RSU Wajak Husada, bersama tim kesehatan hadir untuk memberikan penyuluhan, demonstrasi cara menyikat gigi yang benar, dan pemeriksaan gigi gratis bagi seluruh siswa yang hadir.
Para siswa tampak antusias, bahkan beberapa di antaranya mengaku baru pertama kali mendapatkan edukasi langsung dari seorang dokter gigi. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan demonstrasi praktis, di mana siswa dapat mencoba teknik menyikat gigi yang benar menggunakan sikat gigi dan pasta gigi yang disediakan.
Peran Direktur RSU Wajak Husada
Dr. Hj. Fitriya Fajar Wati, M.Kes, Direktur RSU Wajak Husada, menekankan pentingnya edukasi kesehatan sejak dini, khususnya kesehatan gigi yang sering diabaikan. Menurut beliau, “Kesehatan gigi dan mulut adalah pondasi penting untuk tumbuh kembang anak. Melalui program ini, kami ingin menanamkan kebiasaan baik sejak dini. Tidak hanya teori, kami pas.”
Tujuan Program School‑to‑School Education
Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Dengan menempatkan tenaga medis di lingkungan sekolah, RSU Wajak Husada berharap dapat menjangkau lebih banyak anak yang belum memiliki akses rutin ke layanan kesehatan gigi.
Selain penyuluhan, program ini juga menyediakan pemeriksaan gigi gratis, sehingga siswa dapat mengetahui kondisi gigi mereka secara langsung. Pemeriksaan ini memungkinkan deteksi dini masalah gigi, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan lebih efektif.
Dampak Positif bagi Masyarakat Sekolah
Dengan melibatkan tenaga medis profesional, program ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan baik dalam perawatan gigi sejak usia dini. Siswa yang menerima edukasi langsung dari dokter gigi akan lebih sadar akan pentingnya sikat gigi dua kali sehari, penggunaan benang gigi, serta pola makan yang sehat untuk kesehatan gigi.
Program ini juga dapat memperkuat hubungan antara rumah sakit dan komunitas sekolah. RSU Wajak Husada menunjukkan bahwa lembaga kesehatan dapat berperan aktif dalam pendidikan kesehatan, bukan hanya sebagai penyedia layanan medis, tetapi juga sebagai pendidik dan pelindung kesehatan generasi muda.
Keberlanjutan dan Rencana Masa Depan
RSU Wajak Husada berencana untuk melanjutkan program ini secara berkala, menargetkan lebih banyak sekolah di wilayah Malang dan sekitarnya. Dengan dukungan dari tenaga medis dan peralatan yang memadai, program ini dapat menjadi model bagi rumah sakit lain untuk mengintegrasikan layanan kesehatan dengan pendidikan di tingkat dasar.
Selain itu, rumah sakit juga akan terus mengevaluasi efektivitas program ini melalui umpan balik dari siswa, guru, dan orang tua. Evaluasi ini akan membantu memperbaiki materi penyuluhan dan metode pengajaran agar lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak.
Kesimpulan
School‑to‑School Education yang digelar oleh RSU Wajak Husada di MI Sunan Giri menegaskan peran penting rumah sakit dalam mendukung kesehatan dan pendidikan anak. Dengan melibatkan tenaga medis profesional, program ini tidak hanya memberikan penyuluhan teoritis tetapi juga praktik langsung dan pemeriksaan gratis, sehingga siswa dapat mengerti dan menerapkan kebiasaan perawatan gigi yang baik sejak dini. Inisiatif ini menjadi contoh konkret bagaimana layanan kesehatan dapat dipadukan dengan pendidikan untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya gigi dan mulut yang sehat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/program-school-to-school-bareng-dokter-gigi-rsu-wajak-husada-tingkatkan-kesadaran-kesehatan-gigi-di-sekolah, without altering the facts of the original article.