Perbedaan BBM Shell dan Pertamina: Mana yang Lebih Cocok untuk Kendaraan Anda?
Memilih bahan bakar minyak (BBM) yang tepat merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga performa kendaraan. Di Indonesia, Shell dan Pertamina menjadi dua merek yang sering diperbincangkan oleh pengendara ketika membandingkan kualitas bahan bakar, harga, efisiensi konsumsi, dan perlindungan mesin.
Namun, apakah BBM Shell lebih baik daripada Pertamina? Apakah bahan bakar dengan angka oktan lebih tinggi selalu membuat kendaraan lebih bertenaga dan hemat? Jawabannya bergantung pada spesifikasi mesin, jenis bahan bakar, kondisi kendaraan, serta cara berkendara.
Artikel ini membahas perbedaan BBM Shell dan Pertamina, mulai dari jenis produk, angka oktan, karakteristik bahan bakar, hingga tips memilih BBM yang sesuai untuk kendaraan Anda.
Mengenal BBM Shell dan Pertamina
Shell merupakan merek energi global yang menyediakan berbagai produk bahan bakar, pelumas, dan layanan pendukung kendaraan. Di Indonesia, Shell dikenal melalui produk bensin seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+, serta bahan bakar diesel tertentu.
Sementara itu, Pertamina merupakan perusahaan energi nasional yang menyediakan berbagai jenis BBM untuk kendaraan pribadi, kendaraan komersial, dan kebutuhan industri. Produk bensinnya antara lain Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo, sedangkan produk diesel mencakup Dexlite dan Pertamina Dex.
Kedua merek menawarkan produk dengan karakteristik berbeda. Oleh karena itu, perbandingan sebaiknya dilakukan berdasarkan spesifikasi bahan bakar, bukan hanya nama merek atau harga jualnya.
Perbedaan BBM Shell dan Pertamina Berdasarkan RON
Salah satu faktor penting dalam membandingkan bensin Shell dan Pertamina adalah Research Octane Number (RON). RON merupakan ukuran ketahanan bahan bakar bensin terhadap pembakaran dini atau knocking di dalam mesin.
Semakin tinggi angka RON, semakin tinggi ketahanan bensin terhadap knocking. Namun, angka RON yang lebih tinggi tidak otomatis membuat semua kendaraan menjadi lebih hemat atau lebih bertenaga.
Berikut perbandingan beberapa produk bensin berdasarkan spesifikasi RON yang dikenal di Indonesia.
| Merek | Jenis BBM | Angka RON |
|---|---|---|
| Shell | Shell Super | 92 |
| Pertamina | Pertamax | 92 |
| Shell | Shell V-Power | 95 |
| Pertamina | Pertamax Green 95 | 95 |
| Shell | Shell V-Power Nitro+ | 98 |
| Pertamina | Pertamax Turbo | 98 |
Catatan: Tabel membandingkan spesifikasi produk yang dikenal di Indonesia, bukan menjamin ketersediaan produk pada Oktober 2026. Periksa informasi terbaru dari masing-masing perusahaan sebelum membeli.
Dari tabel tersebut, terlihat bahwa beberapa produk Shell dan Pertamina memiliki angka RON yang setara. Misalnya, Shell Super dan Pertamax sama-sama memiliki RON 92, sedangkan Shell V-Power dan Pertamax Green 95 sama-sama berada pada RON 95.
Meskipun memiliki angka RON yang sama, formulasi, paket aditif, dan karakteristik masing-masing produk dapat berbeda.
1. Shell Super vs Pertamax
Shell Super dan Pertamax merupakan dua pilihan bensin RON 92 yang dapat dibandingkan untuk kendaraan yang membutuhkan bahan bakar dengan spesifikasi tersebut.
Shell Super menggunakan teknologi aditif yang menurut Shell dirancang untuk membantu membersihkan dan melindungi komponen penting mesin dari penumpukan endapan.
Di sisi lain, Pertamax merupakan bensin yang dipasarkan Pertamina untuk kendaraan yang sesuai dengan spesifikasi produk tersebut.
Lantas, mana yang lebih baik?
Jika kendaraan Anda membutuhkan bensin RON 92, keduanya dapat menjadi pilihan sepanjang produk tersedia dan memenuhi persyaratan kendaraan. Perbedaan hasil pemakaian dapat dipengaruhi oleh formulasi bahan bakar, kondisi mesin, pola perjalanan, serta cara berkendara.
Untuk menentukan pilihan, bandingkan harga per liter dan konsumsi bahan bakar aktual kendaraan Anda. Jangan langsung menyimpulkan bahwa salah satu produk lebih hemat hanya berdasarkan klaim atau pengalaman pengguna lain.
2. Shell V-Power vs Pertamax Green 95
Shell V-Power dan Pertamax Green 95 sama-sama memiliki angka oktan RON 95.
Shell V-Power dikembangkan dengan teknologi aditif yang dirancang untuk membantu menjaga kebersihan komponen sistem bahan bakar dan mengurangi penumpukan endapan yang dapat memengaruhi kinerja mesin.
Sementara itu, Pertamax Green 95 merupakan produk bensin Pertamina dengan kandungan bioetanol sesuai formulasi produknya.
Perbedaan formulasi tersebut menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan konsumen. Meski demikian, keduanya tetap perlu digunakan sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan.
Jika mobil atau sepeda motor Anda membutuhkan bensin RON 95, pertimbangkan harga, ketersediaan, spesifikasi bahan bakar, dan konsumsi aktual. Pastikan pula kendaraan Anda kompatibel dengan jenis bahan bakar yang dipilih.
3. Shell V-Power Nitro+ vs Pertamax Turbo
Shell V-Power Nitro+ dan Pertamax Turbo merupakan pilihan bensin dengan angka oktan RON 98.
Produk dengan RON tinggi umumnya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mesin yang memerlukan ketahanan lebih tinggi terhadap knocking. Namun, manfaatnya bergantung pada desain mesin dan rekomendasi produsen kendaraan.
Shell V-Power Nitro+ memiliki teknologi aditif yang dikembangkan untuk mendukung kebersihan dan perlindungan mesin. Pertamax Turbo juga dipasarkan untuk kendaraan yang sesuai dengan spesifikasi bahan bakar tersebut.
Apabila kendaraan Anda dirancang untuk menggunakan RON 98, kedua produk tersebut dapat dipertimbangkan berdasarkan ketersediaan dan biaya penggunaan.
Sebaliknya, jika kendaraan hanya membutuhkan RON 92, menggunakan bensin RON 98 tidak otomatis meningkatkan tenaga atau mengurangi konsumsi BBM secara signifikan.
4. Perbedaan BBM Diesel Shell dan Pertamina
Perbandingan Shell dan Pertamina tidak hanya berlaku untuk bensin, tetapi juga bahan bakar diesel.
Shell memiliki produk Shell V-Power Diesel yang dirancang untuk kendaraan diesel sesuai spesifikasinya. Pertamina menyediakan produk diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex.
Dalam memilih bahan bakar diesel, konsumen tidak dapat menggunakan angka RON sebagai patokan utama karena RON digunakan untuk mengukur karakteristik bensin.
Pada bahan bakar diesel, salah satu parameter penting adalah angka setana atau cetane number. Selain itu, kandungan sulfur, standar emisi, dan persyaratan sistem injeksi kendaraan juga perlu diperhatikan.
Pastikan bahan bakar diesel yang dipilih sesuai dengan buku manual kendaraan, terutama untuk mesin diesel modern yang menggunakan sistem injeksi bertekanan tinggi dan perangkat pengendalian emisi.
Mana yang Lebih Hemat, Shell atau Pertamina?
Pertanyaan mengenai BBM Shell atau Pertamina yang lebih hemat tidak dapat dijawab hanya dengan membandingkan merek atau angka oktan.
Efisiensi bahan bakar dipengaruhi beberapa faktor, antara lain:
- Spesifikasi mesin: Mesin dengan kebutuhan bahan bakar berbeda dapat menghasilkan respons berbeda terhadap jenis BBM yang digunakan.
- Kondisi kendaraan: Filter udara, busi, tekanan ban, dan perawatan mesin dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar.
- Cara berkendara: Akselerasi mendadak, kecepatan tinggi, dan kebiasaan mengerem berulang dapat meningkatkan konsumsi BBM.
- Kondisi perjalanan: Kemacetan, jarak tempuh pendek, beban kendaraan, dan penggunaan pendingin udara turut memengaruhi efisiensi.
- Harga per liter: BBM dengan konsumsi yang sedikit lebih rendah belum tentu lebih ekonomis jika harga per liternya jauh lebih tinggi.
Untuk mengetahui produk yang paling hemat bagi kendaraan Anda, catat jumlah liter yang digunakan dan jarak tempuh selama beberapa kali pengisian. Bandingkan biaya per kilometer dengan kondisi perjalanan yang relatif serupa.
Tips Memilih BBM Shell atau Pertamina
Agar tidak salah memilih bahan bakar, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan.
1. Periksa Rekomendasi Pabrikan
Lihat buku manual kendaraan atau informasi pada penutup tangki untuk mengetahui angka oktan minimum yang dianjurkan.
2. Sesuaikan dengan Kebutuhan Mesin
Jangan memilih BBM hanya karena memiliki angka RON tertinggi. Gunakan bahan bakar yang memenuhi spesifikasi mesin agar pembakaran berlangsung sesuai rancangan kendaraan.
3. Bandingkan Biaya Penggunaan
Selain harga per liter, perhatikan jarak tempuh yang diperoleh dan jumlah bahan bakar yang digunakan. Cara ini memberikan gambaran biaya operasional yang lebih relevan.
4. Periksa Ketersediaan Produk
Ketersediaan BBM Shell maupun Pertamina dapat berbeda menurut lokasi dan waktu. Sebelum mengunjungi SPBU, periksa informasi resmi mengenai produk dan harga terbaru.
Untuk Shell, informasi dapat dilihat melalui situs resmi Shell Indonesia. Sementara itu, informasi produk Pertamina dapat diperiksa melalui situs resmi Pertamina.
Kesimpulan
Perbedaan BBM Shell dan Pertamina dapat dilihat dari jenis produk, formulasi, teknologi aditif, harga, dan ketersediaan. Beberapa produk dari kedua merek memiliki angka RON yang setara, seperti Shell Super dan Pertamax pada RON 92, Shell V-Power dan Pertamax Green 95 pada RON 95, serta Shell V-Power Nitro+ dan Pertamax Turbo pada RON 98.
Namun, angka RON yang sama tidak berarti seluruh karakteristik bahan bakarnya identik. Pilihan terbaik tetap bergantung pada spesifikasi kendaraan, kondisi mesin, harga, dan hasil pemakaian aktual.
Bagi pengendara, langkah paling tepat adalah mengikuti rekomendasi pabrikan dan membandingkan biaya penggunaan secara objektif. Dengan begitu, Anda dapat memilih BBM Shell atau Pertamina yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk spesifikasi yang tidak diperlukan.
penulis; sekar nur indriyani

