3 Juni 2026

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 07 April 2026 | Jakarta, 6 April 2026 – Konflik antara selebritas Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin, kembali memanas setelah rumah yang dulu dijadikan tempat tinggal bersama anak-anak mereka di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, dikabarkan hendak dijual secara sepihak oleh Okin. Rachel yang menghabiskan antara tiga hingga empat miliar rupiah untuk merenovasi properti tersebut mengungkapkan kekecewaan mendalamnya melalui unggahan Instagram, sekaligus menegaskan bahwa penjualan rumah tanpa persetujuan menjadi pelanggaran terhadap kesepakatan bersama.

Menurut keterangan kuasa hukum Rachel, Sangun Ragahdo, rumah itu dibeli pada tahun 2017 ketika pasangan masih menikah. Pembelian dilakukan atas nama Niko dengan skema kredit pemilikan rumah (KPR) yang menuntut cicilan sekitar Rp52 juta per bulan. Meskipun kepemilikan tercatat atas nama Okin, Rachel menyatakan bahwa ia menanggung seluruh biaya renovasi, yang mencapai Rp3‑4 miliar, dan membayar lunas semua pengeluaran terkait perbaikan interior serta eksterior.

🔖 Baca juga:
Pasar PHEV Februari 2026 Melejit: Chery Pimpin Penjualan, China Kuasai Australia

Kesepakatan pasca perceraian pada tahun 2021 menegaskan bahwa rumah tersebut akan menjadi tempat tinggal bagi kedua anak mereka, Xabiru dan Chava, sekaligus menjadi solusi atas tidak terpenuhinya nafkah anak. Rachel menerima uang mut’ah sebesar satu miliar rupiah, lalu menyerahkan hak kepemilikan rumah sepenuhnya kepada Okin dengan syarat ia tetap melanjutkan pembayaran cicilan KPR. Sebagai gantinya, Okin diwajibkan membayar nafkah bulanan sebesar Rp50 juta untuk masing‑masing anak.

Namun, kenyataan tidak berjalan mulus. Rachel mengaku bahwa Okin tidak konsisten dalam membayar nafkah pada tahun 2021 dan 2022, bahkan sempat menghentikan pembayaran selama beberapa bulan. Untuk menutupi kekosongan dana, Rachel sempat meminjamkan uang kepada Okin agar cicilan KPR tidak terhambat, namun uang tersebut diduga tidak pernah disetorkan ke bank, memicu permasalahan hukum lebih lanjut.

Masalah memuncak ketika pada awal pekan ini, Rachel menemukan orang tak dikenal datang ke rumah untuk mengukur bangunan dan melakukan pengecekan. Ia juga menerima surat peringatan dari bank yang menyatakan rumah akan dilelang jika cicilan tidak dibayar. Rachel menuduh Okin telah mengatur penjualan rumah tanpa memberitahukan pihaknya maupun anak-anak yang masih tinggal di sana.

“Saya sangat terkejut melihat orang asing masuk, mengukur, dan ada surat peringatan bank. Padahal tidak ada dokumen resmi yang menyatakan rumah akan dijual,” ujar Rachel dalam pernyataannya. “Saya tidak akan membiarkan rumah yang telah saya renovasi dengan biaya miliaran ini menjadi komoditas jual‑beli tanpa persetujuan. Anak‑anak kami berhak atas tempat yang aman,” tegasnya.

🔖 Baca juga:
Ibu Tiri Viral: Dari Baju Biru hingga Keganasan Keluarga, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Okin, di sisi lain, mengklaim bahwa ia telah memberi tahu Rachel mengenai rencana penjualan beberapa hari sebelum tindakan pengukuran dilakukan. Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil demi menghindari beban cicilan yang semakin berat setelah kehilangan pemasukan tetap pasca perceraian.

Pengacara Rachel menegaskan bahwa tindakan Okin melanggar perjanjian yang telah disepakati di pengadilan, termasuk ketentuan bahwa rumah tidak boleh dijual tanpa persetujuan bersama. “Jika Okin tetap melanjutkan penjualan, kami siap menempuh jalur hukum untuk melindungi hak anak‑anak dan kepentingan finansial Rachel,” kata Sangun Ragahdo kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Sejumlah netizen menanggapi konflik ini dengan kritikan tajam terhadap Okin, menyebutkan bahwa mantan suami tersebut tidak menghormati tanggung jawab nafkah dan pengasuhan. Namun, beberapa pihak juga mengingatkan pentingnya penyelesaian damai demi kesejahteraan anak‑anak yang masih kecil.

Di tengah tekanan publik, Rachel menyatakan kesiapan untuk mengikhlaskan rumah tersebut jika memang penjualan menjadi keputusan akhir, namun tetap menuntut transparansi dan keadilan dalam prosesnya. “Saya tidak ingin anak‑anak kami terjebak dalam pertikaian ini. Jika rumah harus dijual, setidaknya harus ada kompensasi yang adil dan tidak mengorbankan hak mereka,” tuturnya.

🔖 Baca juga:
Bos Rokok HS Muhammad Suryo Buka Lowongan Tanpa Syarat untuk Penyandang Disabilitas, Janjikan Ribuan Pekerjaan di Yogyakarta dan Lampung

Kasus ini menambah panjang daftar perselisihan hukum yang melibatkan Rachel Vennya sejak perceraian pada 2021, termasuk sengketa harta bersama dan klaim nafkah yang belum terpenuhi. Pengadilan diperkirakan akan memproses gugatan Rachel dalam beberapa minggu mendatang, dengan kemungkinan mediasi atau keputusan akhir yang mengikat kedua belah pihak.

Dengan latar belakang rumah yang menjadi simbol harapan masa depan anak‑anak, konflik ini tidak hanya menyangkut nilai materi, melainkan juga nilai emosional yang mendalam bagi Rachel dan keluarganya. Publik menantikan hasil akhir yang dapat memberikan keadilan bagi semua pihak, terutama bagi Xabiru dan Chava yang masih membutuhkan lingkungan yang stabil dan aman.

Views: 12

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *