3 Juni 2026
Motor Listrik Honda Mulai Rp 28 Juta: Harga, Baterai, dan Perbandingan Biaya di 2026

Motor Listrik Honda Mulai Rp 28 Juta: Harga, Baterai, dan Perbandingan Biaya di 2026

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 02 April 2026 | Honda resmi meluncurkan lini motor listrik pertamanya di Indonesia dengan harga mulai Rp 28 juta per unit, efektif 1 April 2026. Model pertama, yang dinamai Honda eScooter, menargetkan konsumen perkotaan yang mengutamakan efisiensi energi dan rendahnya biaya operasional. Penetapan harga ini menjadi sorotan utama mengingat pemerintah belum lagi menyesuaikan tarif listrik pada kuartal kedua 2026.

Tarif Listrik Tetap, Pengaruhnya pada Biaya Operasional

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tarif listrik untuk periode April‑Juni 2026 tidak berubah dibandingkan triwulan sebelumnya. Kebijakan ini mencakup semua pelanggan PLN, baik pra‑bayar maupun pascabayar, sehingga harga kWh yang dibayarkan oleh pemilik motor listrik tetap konsisten.

🔖 Baca juga:
Rekor Bisbol, Paket PlayStation Plus, dan Komedi Indie: Dinamika Dunia Game 2026 yang Memukau

Dengan token listrik Rp 20.000, konsumen memperoleh kira‑kira 1,8 kWh; token Rp 50.000 memberikan sekitar 4,5 kWh; dan token Rp 100.000 menghasilkan sekitar 9 kWh, tergantung pada golongan daya dan wilayah pajak penerangan jalan (PPJ). Stabilitas tarif ini memberi kepastian bagi pembeli Honda eScooter dalam menghitung biaya pengisian baterai tiap bulan.

Spesifikasi Utama Honda eScooter

  • Daya motor: 4 kW (sekitar 5,4 hp)
  • Baterai lithium‑ion 2,5 kWh, dapat diisi penuh dalam 3‑4 jam menggunakan charger standar.
  • Jarak tempuh: hingga 120 km per pengisian penuh dalam kondisi kota.
  • Kecepatan maksimum: 80 km/jam.

Dengan kapasitas baterai 2,5 kWh, satu kali pengisian penuh membutuhkan token listrik sekitar Rp 30.000‑35.000, mengingat tarif listrik rata‑rata sekitar Rp 1.500 per kWh setelah pajak. Karena tarif tidak naik, biaya energi per km diperkirakan hanya sekitar Rp 250‑300, jauh di bawah biaya bahan bakar motor bensin pada saat yang sama.

Perbandingan Biaya Operasional Motor Listrik vs Bensin 2026

Studi independen yang mengkaji biaya operasional antara motor listrik dan bensin pada 2026 menunjukkan motor listrik dapat menghemat hingga 80 % biaya energi dibandingkan motor bensin. Asumsi harga BBM tetap tinggi, yakni Rp 12.000 per liter, dan konsumsi rata‑rata motor bensin sekitar 2,5 liter per 100 km, maka biaya bahan bakar per km adalah sekitar Rp 300. Sementara motor listrik Honda eScooter, dengan biaya listrik per km sekitar Rp 250, menghasilkan selisih penghematan Rp 50 per km.

🔖 Baca juga:
Lebaran 2026: Polri Catat 11 Ribu Kasus, Warga Bentrok dengan Pencuri Motor di Koja

Selain itu, motor listrik tidak memerlukan perawatan rutin seperti oli, filter udara, atau tune‑up mesin. Penghematan pada perawatan diperkirakan dapat menambah 10‑15 % pengurangan total biaya tahunan.

Pasar dan Tantangan

Meskipun pemerintah tidak lagi memberikan subsidi atau insentif khusus untuk pembelian motor listrik, minat konsumen tetap tinggi karena faktor ekonomi dan kepedulian lingkungan. Harga kompetitif Rp 28 juta menempatkan Honda eScooter di antara motor listrik berkapasitas menengah, bersaing langsung dengan model dari Yadea, Xiaomi, dan Viar yang berada di kisaran Rp 25‑35 juta.

Ketersediaan jaringan pengisian publik masih menjadi tantangan, terutama di luar kota besar. Namun, kemudahan pengisian di rumah dengan tarif listrik yang stabil menjadi nilai tambah utama.

🔖 Baca juga:
Mengejutkan! Dokumenter True Crime Vicky McClure dan Serial ‘Hidden Assets’ Mengguncang Penggemar Line of Duty

Proyeksi Penjualan dan Dampak Lingkungan

Analisis pasar memperkirakan penjualan motor listrik di Indonesia akan mencapai 500.000 unit pada akhir 2026, dengan Honda berpotensi menguasai 10‑15 % pangsa pasar berkat reputasi merek dan jaringan dealer yang luas. Pengurangan emisi CO₂ per unit diperkirakan mencapai 1,2 ton per tahun dibandingkan motor bensin dengan jarak tempuh serupa, memberikan kontribusi signifikan pada target dekarbonisasi nasional.

Secara keseluruhan, peluncuran Honda eScooter dengan harga mulai Rp 28 juta menandai langkah penting dalam adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Kombinasi tarif listrik yang tidak berubah, biaya operasional yang lebih rendah, serta dukungan jaringan layanan Honda memberikan landasan kuat bagi konsumen untuk beralih dari motor bensin ke motor listrik.

Views: 6

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *