Bernardo Tavares Puji Perjuangan Persebaya Usai Persita Bungkam, Tantang Persija di SUGBK
Berita Hari Ini – 12 April 2026 | Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, kembali menegaskan keyakinannya pada tim Persebaya Surabaya usai Persita Jakarta tidak mampu memberikan perlawanan berarti dalam laga terakhir. Tavares memuji semangat juang para pemain Bajul Ijo yang terus berjuang meski harus menghadapi tekanan tinggi, sekaligus menyiapkan mereka untuk menantang Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Latar Belakang Kegagalan Persita dan Pengakuan Tavares
Dalam konferensi pers singkat, Tavares menyoroti hasil mengecewakan Persita yang tidak mampu menahan serangan Persebaya pada pertandingan tandang terakhir. “Kami melihat bagaimana Persita terdiam ketika kami menyerang, itu menunjukkan bahwa pemain kami memiliki keberanian untuk menekan lawan secara konsisten,” ungkapnya. Pengakuan ini sekaligus menjadi motivasi tambahan bagi skuad yang sedang berusaha mematahkan kutukan lima tahun tidak menang di kandang Persija.
Tekanan Lebih Besar di Pihak Persija
Menurut Tavares, beban utama menjelang laga melawan Persija berada di pihak Macan Kemayoran. Persija tengah berjuang keluar dari tiga pertandingan tanpa kemenangan, sehingga tekanan untuk meraih tiga poin di SUGBK semakin besar. “Mereka berada di atas klasemen dibandingkan kami, dan tiga kali tanpa kemenangan membuat mereka berada dalam tekanan yang lebih besar,” kata Tavares saat konferensi pers pra‑pertandingan pada Jumat 10 April 2026.
Pernyataan Tavares tentang Mentalitas Persebaya
Pelatih Persebaya menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain aman. “Kami tidak pernah merencanakan untuk seri atau kalah. Kami selalu mencoba menang,” tegas Tavares. Ia menambahkan bahwa fokus utama adalah menjaga konsistensi mental pemain dari menit pertama hingga akhir. Setelah kekalahan telak 1‑5 melawan Kalimantan dalam laga tandang sebelumnya, Tavares menekankan pentingnya bangkit secara mental dan taktik.
Strategi dan Harapan di SUGBK
Bernardo Tavares mengungkapkan strategi baru yang akan diterapkan pada laga menantang di SUGBK. Ia menekankan pentingnya menguasai lini tengah, memanfaatkan kecepatan sayap, serta menutup ruang bagi pemain Persija yang mengandalkan serangan balik. “Sejarah tidak mengubah apa yang bisa kami lakukan hari ini. Kami akan memberikan kejutan,” kata Tavares. Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan terakhir Persebaya di SUGBK tercatat pada 17 Desember 2019 dengan skor 2‑1, dan sejak itu tim belum menambah koleksi kemenangan di stadion ikonik itu.
Dengan semangat yang dipicu oleh kegagalan Persita dan tekad untuk mematahkan kutukan, Persebaya Surabaya bersiap menggelar pertarungan sengit melawan Persija. Jika berhasil, mereka tidak hanya akan mencetak sejarah baru di SUGBK, tetapi juga mengukuhkan filosofi Tavares bahwa kerja keras dan mentalitas juara dapat mengubah nasib tim.