Gempa bumi dengan magnitudo 3,7 mengguncang Sulawesi Utara pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 04:23:00 Wita. Pusat getaran gempa berada di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini berlokasi di koordinat 5.82 Lintang Utara dan 124.89 Bujur Timur, sekitar 254 km BaratLaut Tahuna.
Cronologi Gempa Sulut
Menurut informasi yang diterima, gempa bumi tersebut tidak dirasakan di Manado. Namun, warga diimbau untuk tetap waspada jika terjadi gempa bumi. Perjalanan dari Manado menuju Tahuna dapat ditempuh sekitar 50 hingga 60 menit menggunakan pesawat, sementara melalui jalur laut memerlukan waktu sekitar 8 hingga 12 jam, tergantung jenis kapal dan kondisi cuaca.
Mengapa Gempa Sulut Terjadi?
Wilayah Sulawesi Utara merupakan daerah yang rawan terhadap gempa bumi karena terletak di dekat zona subduksi lempeng tektonik. Kondisi geologi ini membuat wilayah tersebut memiliki potensi seismik yang tinggi. Gempa bumi yang terjadi di Sulut kali ini merupakan salah satu contoh dari aktivitas seismik yang terjadi di daerah tersebut.
Dampak Gempa Sulut
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi tentang dampak gempa bumi tersebut. Namun, warga di sekitar lokasi gempa diharapkan untuk tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan dampak lanjutan. Pemerintah dan pihak berwenang juga diharapkan untuk melakukan upaya mitigasi dan penanganan dampak gempa bumi secepatnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kejadian gempa bumi di Sulut kali ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana alam. Upaya mitigasi dan penanganan dampak gempa bumi harus terus dilakukan untuk meminimalkan risiko dan dampaknya. Masyarakat juga diharapkan untuk terus meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.