5 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Anak pertama Shandy Sjariff, Diva, risih dengan konten-konten ayahnya di media sosial. Mengapa Diva protes dan apa yang membuat ayahnya takedown?

Anak pertama Shandy Sjariff, Diva, protes gara-gara konten-konten yang dibuat ayahnya di media sosial. Shandy Sjariff memang dikenal aktif membuat konten-konten unik dan menghibur di akun media sosialnya. Namun, Diva merasa risih dengan konten-konten tersebut dan tidak ingin ikut serta di dalamnya.

Apa yang Terjadi?

Shandy Sjariff mengungkapkan bahwa Diva sering merasa risih dengan konten-konten yang ia unggah. “Kalau konten sih lebih banyak ke istri sama ke anak yang kecil. Kalau Diva justru agak-agak risih dia dengan konten-konten aku yang ada di sosial media. Ya namanya ABG mungkin malu atau apa gitu ya,” kata Shandy Sjariff di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).

Shandy mengaku beberapa kali mencoba mengajak anggota keluarganya untuk ikut membuat konten. Sang istri dan anak bungsunya disebut cukup antusias, berbeda dengan Diva yang masih enggan tampil. “Aku ajak, jadi ‘Udah kamu ikut bareng konten yuk, bikin konten sama Papa’, gitu. Terus pada tanya aku, ‘Ngapain?’ Ya udah diam aja pokoknya gitu. Eh ya mereka sih mau. Kalau istri sama anak aku yang kecil mau. Kalau Diva eh belum. Belum mau dia,” ungkapnya.

Mengapa Diva Risih?

Diva mengaku merasa malu jika harus muncul dalam konten yang dibuat ayahnya. “Ya aku sebenarnya kayak malu sih kalau semisal aku ada di konten kayak gitu,” ujar Diva. Tak hanya itu, Diva yang masih remaja tersebut juga mengaku pernah menyampaikan keberatannya kepada sang ayah terkait video-video yang diunggah ke media sosial. “Aku bilang kayak, ‘Ih aku malu kalau semisal Papa buat video kayak gitu terus Papa posting di social media,’ gitu,” katanya.

Apa Artinya Ini bagi Shandy Sjariff?

Menanggapi hal itu, Shandy menjelaskan kepada putrinya konten yang dibuat juga memiliki tujuan untuk meningkatkan eksposur di media sosial. “Iya, tapi kan aku jelasin bahwa itu emang konten, ya untuk kita butuh exposure juga di sosial media. Dia sih mengerti cuman masih tetap aja, ‘Ya kalau bisa jangan lah konten-konten kayak gitu’,” jelas Shandy. Meskipun Diva tidak mendukung penuh aktivitas ayahnya di media sosial, Shandy tetap melanjutkan aktivitas membuat konten.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski belum mendukung penuh aktivitas ayahnya di media sosial, Diva tetap memiliki pesan khusus untuk Shandy. “(Diva bilang) ‘Papa tuh kalau bikin tuh yang benar yang normal gitu.’ Ya kali normal kan nggak menarik. Yang normal ya biasa aja, harus yang abnormal gitu loh baru menarik,” tutup Shandy sambil tertawa. Shandy Sjariff masih memiliki jalan panjang untuk memahami keinginan putrinya dan mencari titik temu yang membuat keduanya nyaman.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *